Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Diskusi “New Media and Politics” Bersama Dr. Maurice Vergeer

Diskusi “New Media and Politics” Bersama Dr. Maurice Vergeer

Sleman-KoPi| Bertempat di ruang Rapat FISIP, Senin (24/10), Forum Studi Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta menggelar diskusi bertajuk “New Media and Politics” bersama Dr. Maurice Vergeer, pengajar di Master & Research Master Courses Radboud University Nijmegen, Belanda. Hadir dalam diskusi ini dosen dan mahasisiwa Prodi Ilmu Komunikasi UAJY serta Kelompok Studi Jurnalisme Penyiaran ABN (Atmajaya Broadcasting Network).

Diskusi ini diawali dengan presentasi Dr. Maurice Vergeer mengenai era media yang telah bertransformasi ke era new media atau social media. Dalam presentasinya, doktor yang pernah menulis jurnal ilmu politik berjudul, “Online social networks and micro-blogging in political campaigning: The exploration of a new campaign tool and a new campaign style” (SAGE Publications, 2013) ini menyampaikan bahwa social media memiliki pengaruh yang sangat masif dalam berbagai hal, termasuk dalam kaitannya dengan politik.

Setelah televisi, media sosial dapat dikatakan lebih efektif dibandingkan media lain yang sering digunakan seperti spanduk atau baliho. Masyarakat di era ini memang cenderung lebih percaya pada isi dari media sosial dibandingkan spanduk-spanduk yang berderet di pinggir jalan raya. Media sosial dapat dikatakan memiliki kekuatan yang sifatnya dapat mempengaruhi.

Tidak jarang juga melalui media sosial ini para politisi dapat dengan mudahnya menarik simpati masyarakat. Cara yang paling sering mereka lakukan dalam menarik simpati masyarakat misalnya dengan menunjukan aksi sosialnya yang sengaja diunggah ke media sosial. Aksi-aksi sosial ini jelas sering mendapatkan respon positif dari masyarakat.

Dalam diskusi ini, Dr. Vergeer memaparkan penelitian mengenai penggunaan social media dalam pemilihan umum di lima negara (Kanada, Inggris, Belanda, Jepang dan Korea Selatan). Setelah itu diskusi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Selanjutnya dalam kesempatan ini dosen Prodi Ilmu Komunikasi UAJY juga turut mempresentasikan rancangan penelitian terkait topik new media untuk didiskusikan bersama dalam forum ini. |Ayu

back to top