Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Bingung cari info sekolah? SMAN 1 Jogjakarta gelar pameran pendidikan

suasana International Culture and Education Fair di gedung Mandala Bakti Wanitatama suasana International Culture and Education Fair di gedung Mandala Bakti Wanitatama

Jogjakarta-KoPi| Seiring perkembangan zaman, sektor pendidikan mengalami perkembangan yang sangat cepat. Masyarakat kini begitu mudah mengakses pendidikan. Meskipun pendidikan kini terbilang mahal, namun masyarakat tetap memprioritaskan untuk mampu mengenyam pendidikan.

Salah satu kendala masyarakat dalam mengakses pendidikan adalah ketidaklengkapan tentang informasi pendidikan. Tidak jarang masyarakat menerima informasi setengah-setengah dari suatu instansi pendidikan.

Menyikapi dari hal tersebut sekolah SMAN 1 Jogjakarta menyelenggarakan International Culture and Education Fair, gudang informasi pendidikan kepada masyarakat terutama pelajar.

Acara pameran pendidikan dan budaya ini berlangsung selama dua hari sejak tanggal 12-13 September 2015. Dalam acara ini memamerkan 40 stand institusi pendidikan terdiri dari 25 institusi dari dalam negeri dan sisanya 15 institusi dari luar negeri.

Turut hadir dalam acara stand dari UGM, UNY, UPN, ITB dan lainnya. Sementara stand dari luar negeri seperti Jepang, China, Malaysia, Jerman, Inggris dan lainnya.

“Ini acara sudah yang ketiga kalinya, bedanya dari tahun sebelumnya tahun ini kami berimbang antara sekolah dari dalam negeri dan luar negeri, kalau tahun lalu lebih banyak yang dari luar negeri,” jelas Koordinator acara Natasha Latifah saat pameran pendidikan di Gedung Mandala Bakti Wanitatama pukul 14.15 WIB.

Sementara Walikota Jogja, Haryadi menilai acara pameran pendidikan ini langkah yang cerdas untuk membantu para pelajar yang mencari sekolah. “Selama ini lulusan SMA, SMP, S1 sering bingung mencari informasi sekolah, ini memberikan ruang informasi bagi mereka,” jelas Haryadi saat mengunjungi acara pameran. |Winda Efanur FS|

back to top