Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Belajar Cara Kelola Jurnal, UNPAR Kunjungi UMY

Belajar Cara Kelola Jurnal, UNPAR Kunjungi UMY

Bantul-KoPi| Dalam rangka memperkuat kapasitas kelembagaan terkait tata pengelolaan jurnal, Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) Bandung, belajar ke Lembaga Pengembangan Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), pada Rabu (5/10).

Dalam kunjungan tersebut diikuti oleh Kepala Jurusan administrasi publik, administrasi bisnis, kepala jurusan Hubungan Internasional, kepala pusat studi bisnis, serta kepala pusat studi Hubungan Internasional.

Kepala pusat studi Hubungan Internasional, Elisabeth Dewi, Ph.D mengatakan bahwa UMY telah memiliki jurnal terakreditasi yang jumlahnya cukup banyak. Sehingga pengelola jurnal di UNPAR ingin belajar lebih jauh bagaimana mengelola jurnal hingga mendapatkan pengakuan nasional bahkan internasional.

“Dalam kunjungan ke UMY ini kami memiliki mimpi untuk memiliki jurnal terakreditasi. Maka kami memutuskan untuk berkunjung ke UMY yang telah memiliki beberapa jurnal yang telah terakreditasi. Sehingga kami ingin belajar hingga proses akreditasi,” papar dosen Fisipol UNPAR saat diwawancarai di sela-sela berlangsungnya kegiatan kunjungan tersebut.

Sementara itu kepala LP3M, Hilman Latief, Ph.D mengatakan bahwa UMY saat ini telah memiliki empat jurnal yang telah terakreditasi, seperti Jurnal Fakultas Agama Islam yang disebut jurnal Afkaruna, Jurnal GDP dan Jurnal Hubungan Internasional dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta Jurnal Media Hukum.

“Adanya jurnal yang telah terakreditasi yang dimiliki oleh UMY ini, maka mereka berkonsultasi ke UMY terkait bagaimana mengelola jurnal dan berbagai aspek yang perlu diketahui terkait pengelolaan jurnal itu sendiri,” ujar Hilman.

Hilman melanjutkan, dalam kunjungan tersebut terdapat beberapa aspek yang dibahas. Diantara aspek-aspek tersebut yaitu aspek kebijakan, teknis pengelolaan, serta bagaimana struktur kelembagaan. Dalam penyampaiannya, Hilman mengaku meskipun UMY telah memiliki 4 jurnal yang telah terakreditasi, namun ada hal yang masih belum diperhatikan terkait pengelolaan jurnal.

“Di UMY sendiri belum terlalu kuat dari segi investasi dalam pengelolaan jurnal. Investasi ini masih kurang diperhatikan, dan ini menjadi salah satu agenda kami dalam pengelolaan jurnal kedepan,” tambahnya.

“Kami berharap pada tahun depan akan semakin banyak jurnal yang terakreditasi, karena jika semakin banyaknya jurnal yang terakreditasi, maka akan semakin banyak ruang yang lebih luas. Dan tentunya dapat bermanfaat kepada universitas-universitas lain yang mau belajar terkait tata kelola jurnal. Sehingga akan menjalin keakraban dan silaturahim,” harapnya. (hv)

back to top