Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Beberapa tahun ke depan, suhu bumi naik 2 derajat

Beberapa tahun ke depan, suhu bumi naik 2 derajat

Jogja-KoPi| Perubahan iklim merupakan hal serius yang perlu diperhatikan. Pasalnya beberapa tahun kedepan suhu bumi akan naik 2 derajat. Urgensi inilah yang membawa kerja sama antara Yayasan Pespektif Baru dan Konrad Adenauer Stiftung mengadakan seminar mengenai “Menjawab Tantangan Ketahanan EnergI Dam Peubahan Iklim” di Universitas Atma Jaya Yogyakarta pada 23 Agustus 2016 di Auditorium gedung Thomas Aquinas.

Menurut Derira selaku Program Manager yayasan Perspektif Baru, seminar ini diadakan karena Indonesia tahun lalu mengikuti COP 21 di Paris yakni sebuah konfrensi perubahan iklim PBB pada tahun 2015. Di mana dalam konfrensi tersebut telah menyapakati rezim iklim yang baru untuk 2020 dan seterusnya. Iklim yang baru di sini dimaksudkan agar suhu bumi tidak naik 2 derajat, apabila naik 2 derajat maka alam di dunia akan berubah mulai naiknya suhu bumi, air laut yang naik dan es kutub utara yang mencair.

Pada acara seminar ini dihadirkan pembicara Wimar Witular selaku pendiri yayasan Perspektif Batu, Faisal Basri sekalu ekonom dan politikus Indonesia. Dalam seminar ini disampaikan bahwa penurunan emisi merupakan kunci utama untuk menjaga suhu bumi, misalkan mengurangi listrik yang selama ini banyak menyerap sumber daya alam, melakukan penanaman pohon, menjaga hutan. Masalah ini lebih dari sekerdar buang sampah pada tempatnya, ujar Derira.

Wimar Witular mengatakan bahwa claim of changes adalah masalah peting melebihi dari masalah krisis moneter, krisi moral dan lainya. Claim of changes ini merupakan masalah nomor satu yang harusnya diselesaikan, karena jika tidak maka bumi akan tenggelam apalagi Indonesia sebagai negara kepulauan sangatlah penting membahas perubahan iklim.

Indonesia sebenarnya ditantang oleh dunia mengenai pertanggungjawaban hutan, karena Indonesia memiliki lahan hutan yang luas akan tetapi masih sering terjadi banyak masalah seperti kebakaran hutan, penebangan hutan liar, pembukaan lahan sawit yang justru banyak menimbulkan kerusakan. Kami juga berharap agar mahasiswa sekarang aware terhadap masalah ini, karena nantimya mereka yang akan melajutkan kehidupan di bumi.| Bertha

back to top