Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Balap kursi roda seperti Valentino Rossi

Oksi Kurniwan melewati garis  finish Oksi Kurniwan melewati garis finish

Yogyakarta-KoPi, Mengikuti lomba balap kuris roda, Mereka para difabel yang tidak bisa berjalan memutar roda pada kursi rodanya untuk sampai di garis finish. Dengan teriak-teriak dan usaha keras mereka akhirnya sampai di finish, begitulah salah pemandangan lomba dan festival yang yang bertempat  di Dinas PU dan di Lapangan Karang, Kotagede, Sabtu (10/5).

Ada yang cepat dan mudah sampai di garis finish dan ada yang susah mencapai garis finish karena menggenggam roda kursi rodanya saja dia susah. Namun, percaya diri dan perjuangannya untuk menjadi juara dia terus berusaha agar sampai di finish, itulah Oksi Kurniawan yang akhirnya menjadi juara 3 lomba balap kursi roda dari SLB PGRI Nanggulan.

Oksi Kurniawan ketika ditanya ingin menjadi apa, dia menunjukkan semangatnya walaupun susah untuk berbicara menjawab “pengen jadi designer”. Dia juga bercerita bahwa dia juga ingin punya penghasilan sendiri. Kata Ibundanya dia jualan pulsa.

Juara 1 dari lomba tersebut diraih oleh Irvantoro dari SLB Tegar Harapan Melati Sleman dan Juara 2 diraih oleh Arya Nova Kusuma Jati dari SLB Negeri 1 Bantul. Wajah mereka sangat berseri dan bahagia ketika sampai di garis finish.

Terharu dan tergugah hati ketika sang juara 2 seusai melewati finish bilang “saya pengen kayak Valentino Rossi.”

“Mereka di balik kekurangannya, banyak kelebihannya,” tutur Ahmad Daryadi pendamping sekaligus guru di SLB Tegar Harapan Melati Sleman.

Ternyata, mereka semua anak yang memiliki ketunaan memiliki impian masa depan. Mereka punya cita-cita yang sama dengan anak normal lainnya dan mereka percaya diri bahwa mereka bisa.

Selain lomba tersebut, masih banyak yang dilombakan seperi lomba menyanyi, pantomin, melukis, lari, lompat jauh, catur dan lain sebagainya.


Reporter: Fahrurrazi

back to top