Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Anis Baswedan evaluasi Kurikulum 2013

ilustrasi: Nuruh hayat "Acil" ilustrasi: Nuruh hayat "Acil"

Jakarta-KoPi- Menteri Pendidikan memastikan akan segera mengevaluasi kurikulum 2013 yang digagas oleh menteri sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan metode pengajaran dari aturan itu sulit diterapkan guru dan diterima siswa.

“Akar masalah Kurikulum 2013 berada pada metode pembelajaran. Dimana pembelajaran itu lebih ditekankan pada praktek untuk mengembangkan mata pelajaran yang diberikan, dan tugas para guru hanya sebagai pendamping yg tidak terjun langsung pada mata pelajaran. Artinya, tidak dapat mengembangkan karakter siswa,” kicauan Anis Baswedan pada Tweeter pribadi (17/11).

Pengembangan karakter siswa bisa terwujud asalkan metode pengajaran baik, guru-guru juga dapat mengajarkan dengan teknik yang baik pula. Akantetapi, tidak semua guru dan murid bisa menerapkan kurikulum 2013 di sekolah”.

Anis baswedan juga tidak akan gegabah menghapus atau mengubah materi yang sudah ada yakni kurikulum 2013 karena sudah berjalan. Menteri Pendidikan akan lebih berfokus pada evaluasi materi kurikulum 2013. Karena dimulai dari pendidikanlah ujung tombak masa depan bangsa yang bisa mencetak kader-kader muda untuk Indonesia lebih baik.

back to top