Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

Anis Baswedan Buka Expo Produk Kompentensi dan Job Fair SMK 2015

Anis Baswedan Buka Expo Produk Kompentensi dan Job Fair SMK 2015

Magelang-KoPi| Menteri Pendidikan Anis Baswedan membuka Expo Produk Kompentensi dan Job Fair SMK 2015 di SMU Taruna Magelang, Selasa (28/7). Dalam sambutannya , Anis mengharapkan agar para lulusan SMK bisa hidup mandiri, meraih cita-cita dan mempraktekkan apa yang sudah dipelajari di sekolah.

Anis juga memaparkan angka kebutuhan wajib belajar di Indonesia yang harus menjadi perhatian. Data yang ada menunjukkan masuk sekolah dasar 5,2 juta per tahun dan SMA 2,4 per tahun. Sementara yang tidak lulus sekitar 2,6 juta anak pertahun. Bila dikalikan 10 tahun maka mensuplay tenaga kerja dengan pendidikannya SMP ke bawah sekitar 24 juta orang.

"Karena itu jika jumlah tenaga kerja kita sejumlah 120 juta orang , maka 78 juta orang pendidikannya di bawah SMP. Kita membutuhkan pendidikan itu didesentralisasikan pada daerah. Daerah yang maju pendidikannya biasanya pemimpinnya peduli pendidikan. Dan hari ini kita punya kepala daerah yang peduli pendidikan, tidak perlu sekolah unggulan, kepala sekolah ganti, ganti pua kebijakannya. Tapi bila kepala daerahnya komit, bisa terintitusikan dan bisa jangka panjang memiliki dampak,” katanya memuji Gubenur Ganjar Pranowo.

Dalam kesempatan itu Anis baswedan menuliskan kesan dalam sebuah kertas yang disediakan tentang acara expo produk kompentensi dan job fair ini.

”Setiap karya adalah potret diri dari pembuatnya. Karena itu tandai dengan kecemerlangan, dan Insya Allah expo ini penuh kecemerlangan," demikian tulis Anis.

back to top