Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Anis Baswedan Buka Expo Produk Kompentensi dan Job Fair SMK 2015

Anis Baswedan Buka Expo Produk Kompentensi dan Job Fair SMK 2015

Magelang-KoPi| Menteri Pendidikan Anis Baswedan membuka Expo Produk Kompentensi dan Job Fair SMK 2015 di SMU Taruna Magelang, Selasa (28/7). Dalam sambutannya , Anis mengharapkan agar para lulusan SMK bisa hidup mandiri, meraih cita-cita dan mempraktekkan apa yang sudah dipelajari di sekolah.

Anis juga memaparkan angka kebutuhan wajib belajar di Indonesia yang harus menjadi perhatian. Data yang ada menunjukkan masuk sekolah dasar 5,2 juta per tahun dan SMA 2,4 per tahun. Sementara yang tidak lulus sekitar 2,6 juta anak pertahun. Bila dikalikan 10 tahun maka mensuplay tenaga kerja dengan pendidikannya SMP ke bawah sekitar 24 juta orang.

"Karena itu jika jumlah tenaga kerja kita sejumlah 120 juta orang , maka 78 juta orang pendidikannya di bawah SMP. Kita membutuhkan pendidikan itu didesentralisasikan pada daerah. Daerah yang maju pendidikannya biasanya pemimpinnya peduli pendidikan. Dan hari ini kita punya kepala daerah yang peduli pendidikan, tidak perlu sekolah unggulan, kepala sekolah ganti, ganti pua kebijakannya. Tapi bila kepala daerahnya komit, bisa terintitusikan dan bisa jangka panjang memiliki dampak,” katanya memuji Gubenur Ganjar Pranowo.

Dalam kesempatan itu Anis baswedan menuliskan kesan dalam sebuah kertas yang disediakan tentang acara expo produk kompentensi dan job fair ini.

”Setiap karya adalah potret diri dari pembuatnya. Karena itu tandai dengan kecemerlangan, dan Insya Allah expo ini penuh kecemerlangan," demikian tulis Anis.

back to top