Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Anies Baswedan : Membangun Sastra Dunia Pendidikan

Anies Baswedan : Membangun Sastra Dunia Pendidikan

Jakarta-KoPi- Menbuddikdasmen Anis Baswedan dalam Twitter pribadinya, 9 November berpesan agar sastra menjadi hal yang diperhitungkan dalam pendidikan di Indonesia.

Alasannya sastra yang ada pada Pendidikan di Indonesia saat ini masih minim ditemukan.
"Kita ini kurang sekali menaruh perhatian pada sastra, dan jumlah bacaan sastra anak SMP dan SMA masih sangat minim dibandingkan seharusnya", tweet lanjutan.

Karena saat ini, pendidikan sastra seolah disepelekan sehingga tidak banyak SMA yang memiliki jurusan sastra.
Tentunya peran guru dan orang tua juga sangat menentukan dalam pengembangan bakat sastra anak-anak.
Guru haruslah mampu memberi contoh yang baik dalam mengembangkan sastra. Dan orang tua tak perlu cemas dengan masa depan anak.

Karena bukan berarti bila anak mereka pandai sastra kemudian hanya akan menjadi penulis saja.
Begitulah ujar Anis Baswedan di Konferensi Penulis Cilik Indonesia yang diikuti 165 siswa dari seluruh Indonesia, yang di tweet pada tweetir Anis Baswedan.


Reporter : Joko Raharjo

back to top