Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Anies Baswedan : Membangun Sastra Dunia Pendidikan

Anies Baswedan : Membangun Sastra Dunia Pendidikan

Jakarta-KoPi- Menbuddikdasmen Anis Baswedan dalam Twitter pribadinya, 9 November berpesan agar sastra menjadi hal yang diperhitungkan dalam pendidikan di Indonesia.

Alasannya sastra yang ada pada Pendidikan di Indonesia saat ini masih minim ditemukan.
"Kita ini kurang sekali menaruh perhatian pada sastra, dan jumlah bacaan sastra anak SMP dan SMA masih sangat minim dibandingkan seharusnya", tweet lanjutan.

Karena saat ini, pendidikan sastra seolah disepelekan sehingga tidak banyak SMA yang memiliki jurusan sastra.
Tentunya peran guru dan orang tua juga sangat menentukan dalam pengembangan bakat sastra anak-anak.
Guru haruslah mampu memberi contoh yang baik dalam mengembangkan sastra. Dan orang tua tak perlu cemas dengan masa depan anak.

Karena bukan berarti bila anak mereka pandai sastra kemudian hanya akan menjadi penulis saja.
Begitulah ujar Anis Baswedan di Konferensi Penulis Cilik Indonesia yang diikuti 165 siswa dari seluruh Indonesia, yang di tweet pada tweetir Anis Baswedan.


Reporter : Joko Raharjo

back to top