Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Anies Baswedan: KIP 2015 akan cakup anak putus sekolah

aniesbaswedan.com aniesbaswedan.com

 Jakarta-KoPi| Menteri Pendidikan Anis Baswedan memastikan bahwa Kartu Indonesia Pintar (KIP) 2015 yang akan datang akan menampung anak putus sekolah, karena KIP baru mengakomodir sebanyak 161.000 siswa di seluruh Indonesia dan belum menampung anak putus sekolah.
Jumlah tersebut hanya diambil sebanyak 40 persen dari siswa yang mengenyam bangku sekolah saja, belum termasuk anak Indonesia yang putus sekolah dan sudah tercacat.

"Tahun depan jumlah penerima KIP akan ditambah dari anak usia sekolah, tapi yang tak bersekolah atau putus sekolah," ujar Anis Baswedan pada Tweeter pribadi menteri pendidikan Indonesia itu.(24/11)

Data anak putus sekolah di Indonesia sudah tercacat pada Kementerian Sosial. Menteri Pendidikan akan bekerjasama dengan kementrian Sosial guna pendataan ulang anak putus sekolah untuk dapat diakomodir dalam KIP tahun depan.

Menteri Pendidikan yang baru sedang melakukan skenario-skenario terkait jumlah penerima KIP untuk disusun dalam APBN Perubahan 2015.

back to top