Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Anak-anak yang punya ketunaan harus diperhatikan

Penampilan tari Satya Pependetan dari SLB 1 Bantul Penampilan tari Satya Pependetan dari SLB 1 Bantul

Yogyakarta-KoPi, “Ini adalah bagian dari Dinas Dikpora (Dinas Pendidikan dan Olahraga) yang masuk di bidang Pendidikan Luar biasa dan Dikdas (Pendidikan Dasar). Jadi kegiatan ini memang kita selenggarakan tiap tahun,” Ujar Kepala Dikpora Baskoro Aji saat di temui seusai upacara pembukaan lomba, festival dan gebyar PK-LK (Pendidikan Khusus-Layanan Khusus) se-DIY di Lapangan Karang, Kotagede, Sabtu (10/5).

“Prinsipnya kita ingin memberikan kesempatan pada anak itu (anak-anak difabel) supaya mereka punya rasa percaya diri, mereka bisa lebih mandiri dan mereka merasa diperhatikan, itu yang paling penting. Karena ini sebagian besar itu justru anak-anak tunagrahita.” Tambahnya.

“Kalau yang kita tampilkan terakhir tadi itu adalah anak anak berkebutuhan khusus baik yang tunagrahita atau tunarungu, tapi sudah kita nilai bahwa anak anak ini punya bakat khusus di bidang menari, lalu mereka kita latih secara khusus di Pusat Kepererbakatan,” Aji menjelaskan kelebihan anak-anak dari sekolah khusus saat menampilkan bakatnya.

“Jadi DIY itu punya namanya tempat keberbakatan yang ada di jalan Wates itu untuk memberikan kesempatan anak anak ini untuk bisa lebih mengembangkan kebakatannya. Nah yang kita lihat terakhir ini kan sudah seperti penari professional kan? Nah anak anak ini kita kerja sama dengan berbagai pihak organiser kemudian hotel-hotel, kemudian kita tampilkan mereka di situ,” jelasnya.

Menurutnya, Jumlah SLB di Jogja itu ada 78 sekolah dan dari berbagai macam ketunaan sekarang ini kan sudah ada 14 ketunaan.

Mengenai anak-anak yang mempunyai ketunaan Aji menggaris bawahi bahwa pendidikan khusus itu bukan hanya yang punya kekurangan, anak anak yang punya kecerdasan istimewa itu juga masuk di wilayah ini.

“Jadi anak anak yang cerdas istimewa kalau dia kita gerap sama dengan anak anak yang lain maka dia akan frustasi, karena dia belajar cepat sementara yang lain lambat, atau biasa, maka kemudian kita masukkan ke kelas akselerasi. Tapi anak yang masuk kelas akselarasi itu kan tidak bisa begitu saja, dia akademiknya maju tapi mentalnya kan harus di garap khusus supaya dia cepat dewasa. Jadi yang namanya pendidikan khusus itu bukan hanya punya kekurangan tapi mereka yang punya kelebihan di bidang khusus,” Pungkasnya.


Reporter: Fahrurrazi

back to top