Menu
UGM naik menjadi peringkat teratas nasional tahun 2017

UGM naik menjadi peringkat teratas …

YOGYAKARTA, 21 AGUSTUS 20...

UMY berikan Hibah Mobil kepada MDMC

UMY berikan Hibah Mobil kepada MDMC

Bantul-KoPi| Sebagai Univ...

Haedar Nashir Ajak Maba UMY Jadi Intelegensia Muda Berkarakter Tradisi Besar

Haedar Nashir Ajak Maba UMY Jadi In…

Bantul-KoPi| Ketua Umum P...

Seminar COMICOS 2017 Universitas Atmajaya Yogyakarta

Seminar COMICOS 2017 Universitas At…

SLEMAN-Memasuki usianya y...

UMY Tradisikan Silaturahim Bersama Orangtua/Wali Mahasiswa Baru

UMY Tradisikan Silaturahim Bersama …

Bantul-KoPi| Tradisi baik...

Narsisme Politik dan Arsitektur Kemerdekaan

Narsisme Politik dan Arsitektur Kem…

Dewasa ini, kita sering d...

Komunitas Kali Bersih Magelang: Merdekakan Sungai Dari Sampah

Komunitas Kali Bersih Magelang: Mer…

Magelang-KoPi| Komunitas ...

Mahasiswa UGM ikutkan mobil balap rakitan sendiri ke Kompetisi Internasional

Mahasiswa UGM ikutkan mobil balap r…

Sleman-KoPi|Tim Bimasakti...

Peringati HUT RI ke 72 Resto Madam Tan buat ketan merah putih 17 meter

Peringati HUT RI ke 72 Resto Madam …

Jogja-KoPi|Untuk memperin...

Daging Kurban Disembelih Tidak Benar, Hukumnya Haram

Daging Kurban Disembelih Tidak Bena…

YOGYAKARTA, 15 AGUSTUS 20...

Prev Next

Alat peraga pil KB buatan mahasiswi UGM

Alat peraga pil KB buatan mahasiswi UGM

Sleman-KoPi|Mahasiswi Program D4 Kebidanan Sekolah Vokasi UGM ciptakan alat peraga pil Keluarga Berencana (KB). Keempat mahasiswi Kebidanan UGM bernama Bintan FN,Nabila Aulia, Puput Ayu W dan Ineke Wijayanti mengatakan penemuan ini dilatarbelakangi banyak nya pengguna pil KB yang tidak patuh menggunakan pil KB.

Mereka pun melihat penyebab ketidakpatuhan ini karena mayoritas pengguna tidak mengetahui cara menggunakan pil KB. Diperkirakan 6 dari 10 pengguna pil KB tidak mengetahui cara kerja pil KB

"Dari penelitian sebelumnya diketahui lebih dari 60% penggunan KB Pil mengalami gagal paham tentang intruksi yang disampaikan tenaga kesehatan,"ujar Ineke Wijayanti saat jumpa pers di Gedung Pusat UGM,Jumat (11/8)

Bintan FN ,salah satu mahasiswi pencipta alat peraga pil KB,mengatakan alat yang bernama mikropil ini dapat membantu dan mengatasi dilema tersebut. Miniatur alat kontraspesi atau disingkat Mikropil ini nantinya dapat membantu penjelasan tenaga kesehatan saat mendemonstrasikan cara atau penggunaan alat KB kepada Pasien yang benar.

Mikropil ini berbentuk paket mungil berisikan Boneka Rahim berwarna pink,pil kb palsu untuk peraga, papan kecil yang menunjukkan jadwal menstruasi,serta leaflet.

"Alat peraga ini kami desain menyerupai pil yang sebenarnya, "terang Ineke.

Bintan melanjutkan, alat peraga ini sengaja dibuat semenarik mungkin menggunakan warna pink dengan tujuan untuk mempermudah penjelasan dari tenaga kesehatan kepada pengguna pil KB.

Penggunaan alat yang berbentuk boneka serta pil buatan dirasanya lebih mudah dipahami dibandingkan penggunaan alat yang hanya berupa visual 2D.

Sementara itu Puput Ayu W menambahkan sampai saat ini Lab Sekolah Vokasi UGM belum memiliki alat peraga pil KB seperti ini. Lebih lanjut,kebidanan,rumah sakit ,dan tempat tenaga kesehatan lainnya juga belum memiliki alat peraga pil KB yang baik untuk membantu penjelasan kepada pasien.

"Selama ini peragaan menggunakan alat visual 2D sehingga kurang baik seperti kualitas visual dan penyampaiannnya,"ucap Puput.

Ineke melanjutkan produk Mikropil sudah tersedia dipasaran hingga 200 pieces dan sudah terjual hingga 146 pieces. Satu Produk Mikropil ini dijual dengan Harga Rp 50 ribu.

"Alat ini nantinya akan sangat membantu Bidan,mahasiswi kesehatan dan kebidanan,dokter,tenaga kesehatan dan Guru biologi. Ukuran yang kecil juga memudahkan untuk dibawa kemana saja,"pungkas Ineke.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top