Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Aksi 1500 Mahasiswa UGM tuntut UKT, Tendik, dan Relokasi Kantin Bonbin

Aksi 1500 Mahasiswa UGM tuntut UKT, Tendik, dan Relokasi Kantin Bonbin

Jogja-KoPi| Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Gadjah Mada melakukan aksi Pesta Rakyat 2 Mei 2016 Universitas Gadjah Mada bertempat di depan gedung Balaiurang Universitas Gadjah Mada, Senin (2/5).

Mahasiswa UGM yang berjumlah sekitar 1.500 mahasiswa ini mendatangi Gedung Balaiurang Universitas Gadjah Mada saat acara penganugrahan mahasiswa berprestasi UGM dalam rangka Hari Pendidikan Nasional. Pesta Rakyat 2 Mei 2016 Universitas Gadjah Mada menjadi momentum bagi seluruh lapisan masyarakat UGM untuk mengatakan berbagai persoalan terkait masalah yang kuliah tinggal (UKT), pencairan tunjangan tenaga pendidik UGM, dan relokasi kantin sosial humanioran bonbin.

Menurut Humas Aksi Pesta Rakyat, Umar Abdul Aziz, bahwa sejak diberlakukannya UKT tahun 2013, masih terdapat celah-celah kecacatan yang terjadi di lapangan. Mulai dari nominal yang tinggi, golongan yang tidak manusiawi, beasiswa dengan kuota terbesar yang dihilangkan ditambah ada wacana kenaikan uang UKT. Selain itu tunjangan tendik yang tidak cair-cair selama 20 bulan dan baru diusulkan 2 bulan serta penolakan relokasi bonbin ke lingkar timur UGM.

"Kami menuntut menolak relokasi bonbin dan kamo menuntut renovasi kantin bonbin", jelas Umar Abdul Aziz.
Penurunan bendera setengah tiang dan keranda yanh dibawa mahasiswa mewarnai aksi ini. Keranda dalam aksi ini menyimbolkan matinya kerakyatan di UGM. "Mahasiswa dan karyawan yang kritis dan menyuarkan aspirasinya malah diancam oleh rektorat", jelas Umar Abdul Aziz.

"Kami akan berusaha sampai ada perubahan dalam hal ini, kami yakin aksi ini akan memberikan perubahan, dan apabila tidak kami akan tetap melakukan aksi lagi", tambahnya

back to top