Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

7585 siswa Yogyakarta siap ikut UN SMP/MTs

7585 siswa Yogyakarta siap ikut UN SMP/MTs

Yogyakarta-KoPi, 7585 siswa SMP/MTs Kota Yogyakarta akan melaksanakan Ujian Nasional (UN) pada tanggal 5 Mei sampai 8 Mei 2014, kata Edy Heri Suasana saat jumpa pers yang dilaksanakan di SDN 5 Kotagede setelah acara launching “Sekolah Internet” oleh Walikota Yogyakarta.

“Persiapan UN di Kota Yogyakarta diawali dengan pendataan sementara atau DNS peserta UN SMP/MTs sejak bulan desember 2013. Dan pertengahan maret 2014 berubah menjadi daftar nominasi tetap (DNT) peserta UN SMP/MTs sebanyak 7585 siswa,” jelas Edy.


Persiapan selanjutnya adalah penentuan sekolah sebagai penyelenggara ujian nasional yang berpedoman pada ketentuan prosedur operasional standar (POS) UN, yakni meliputi jumlah siswa minimal 20 siswa, terakreditasi minimal C, dan memiliki kelayakan ruang ujian, maka dari 66 SMP/MTs yang dapat menyelenggarakan UN sebanyak 59 sekolah dan 7 sekolah menggabung.


Sebelum UN berlangsung, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, DIKPORA DIY, MKKS SMP melaksanakan try out UN dengan soal-soal mengacu pada SKL (standar kelulusan) UN. Rinciannya Dinas Pendidikan mengadakan try out sebanyak 2 kali, DIKPORA DIY 2 kali dan MKKS 1 kali, sehingga peserta UN SMP/MTs di Kota Yogyakarta minimal 5 kali di luar Bimbel maupun sekolah masing-masing.


“Fungsi try out UN adalah mengkondisikan siswa untuk lebih siap menghadapi UN 2014 dan untuk mengukur tingkat kesiapan siswa menghadapi UN yang akan datang,” ujar Edy.


Selain itu Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta juga memfasilitasi pendalaman materi  yang di UN-kan khusus kelas IX sebanyak 5 kali masing-masing mata pelajaran.


Kesiapan selanjutnya adalah, melalui anggaran APBD 2014 Kota Yogyakarta, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta memberikan bantuan penyelenggaraan UN ke sekolah sebesar Rp. 90.000 per siswa dan bantuan ke Sub Rayon/Pokja sebesar Rp. 7.500 per siswa.


Reporter: Fahrurrazi

back to top