Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

7585 siswa Yogyakarta siap ikut UN SMP/MTs

7585 siswa Yogyakarta siap ikut UN SMP/MTs

Yogyakarta-KoPi, 7585 siswa SMP/MTs Kota Yogyakarta akan melaksanakan Ujian Nasional (UN) pada tanggal 5 Mei sampai 8 Mei 2014, kata Edy Heri Suasana saat jumpa pers yang dilaksanakan di SDN 5 Kotagede setelah acara launching “Sekolah Internet” oleh Walikota Yogyakarta.

“Persiapan UN di Kota Yogyakarta diawali dengan pendataan sementara atau DNS peserta UN SMP/MTs sejak bulan desember 2013. Dan pertengahan maret 2014 berubah menjadi daftar nominasi tetap (DNT) peserta UN SMP/MTs sebanyak 7585 siswa,” jelas Edy.


Persiapan selanjutnya adalah penentuan sekolah sebagai penyelenggara ujian nasional yang berpedoman pada ketentuan prosedur operasional standar (POS) UN, yakni meliputi jumlah siswa minimal 20 siswa, terakreditasi minimal C, dan memiliki kelayakan ruang ujian, maka dari 66 SMP/MTs yang dapat menyelenggarakan UN sebanyak 59 sekolah dan 7 sekolah menggabung.


Sebelum UN berlangsung, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, DIKPORA DIY, MKKS SMP melaksanakan try out UN dengan soal-soal mengacu pada SKL (standar kelulusan) UN. Rinciannya Dinas Pendidikan mengadakan try out sebanyak 2 kali, DIKPORA DIY 2 kali dan MKKS 1 kali, sehingga peserta UN SMP/MTs di Kota Yogyakarta minimal 5 kali di luar Bimbel maupun sekolah masing-masing.


“Fungsi try out UN adalah mengkondisikan siswa untuk lebih siap menghadapi UN 2014 dan untuk mengukur tingkat kesiapan siswa menghadapi UN yang akan datang,” ujar Edy.


Selain itu Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta juga memfasilitasi pendalaman materi  yang di UN-kan khusus kelas IX sebanyak 5 kali masing-masing mata pelajaran.


Kesiapan selanjutnya adalah, melalui anggaran APBD 2014 Kota Yogyakarta, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta memberikan bantuan penyelenggaraan UN ke sekolah sebesar Rp. 90.000 per siswa dan bantuan ke Sub Rayon/Pokja sebesar Rp. 7.500 per siswa.


Reporter: Fahrurrazi

back to top