Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

40.894 peserta mengikuti ujian SBMPTN

40.894 peserta mengikuti ujian SBMPTN

Jogja| SBMPTN 2017 digelar serentak Selasa (16/5). Di Yogyakarta, pelaksanaan SBMPTN diikuti 5 PTN, yaitu UGM, UNY, UPN, UIN Sunan Kalijaga dan ISI di bawah koordinasi Panitia Lokal 46 Yogyakarta.

 

Total peserta ujian SBMPTN di Yogyakarta hari ini berjumlah 40.894 orang dengan perincian 39.305 mengikuti Paper Based Testing (PBT) dan 1.590 yang mengikuti Computer Based Testing (CBT).

Sebelum kunjungan di PTN yang melaksanakan SBMPTN dilakukan terlebih dulu konferensi pers bertempat di R. Sidang Pimpinan UGM. Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari 5 PTN serta Direktur Penjaminan Mutu Kemenristek Dikti, Aris Junaedi.

Aris dalam kesempatan tersebut menjelaskan beberapa perbaikan yang dilakukan panitia penyelenggara dalam pelaksanaan ujian SBMPTN tahun ini. Aris menjelaskan perbaikan tersebut di antaranya dilakukan pada kualitas pelaksanaan ujian.

“Itu juga bisa dilihat dari perubahan proporsi mahasiswa yang diterima pada jalur SNMPTN sebanyak 30% sedangkan pada jalur SBMPTN sebanyak 40%,”papar Aris.

Ia juga menjelaskan perbaikan lain juga terjadi pada jumlah peserta SBMPTN pada Computer Based Testing (CBT). Menurut keterangan Aris, jumlah peserta CBT tahun ini naik sekitar 10 kali lipat dari tahun sebelumnya.

Bila pada 2016 jumlah peserta CBT hanya berkisar 2.000 orang maka tahun 2017 ini jumlah peserta yang mengikuti CBT sekitar 20.890 orang di seluruh Indonesia.

Perbaikan juga dapat dilihat dari pelayanan terhadap peserta difabel. Rektor UGM, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati M.Sc., Ph.D., yang membacakan data terkait peserta ujian SBMPTN 2017 menjelaskan bahwa di Yogyakarta terdapat 27 peserta ujian SBMPTN berkebutuhan khusus.

Jumlah tersebut meliputi 13 orang peserta tuna rungu, 4 orang peserta tuna daksa, dan 10 orang tuna netra.

Terkait peserta berkebutuhan khusus, Aris Junaedi menjelaskan bahwa mereka akan dilayani sebaik-baiknya oleh panitia penyelenggara. Mereka mendapatkan pendamping satu sampai dua orang yang membantu teknis ujian, seperti memberikan peringatan waktu bagi peserta tuna rungu yang tidak dapat mendengarkan suara bel dimulai dan dihentikannya ujian.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kecurangan dalam pelaksanaan ujian SBMPTN juga tetap dilakukan. Wakil Rektor Bidang Akademi dan Kemahasiswaan UGM, Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, menjelaskan antisipasi tersebut dilakukan dengan beberapa cara seperti pengawasan gerak-gerik mencurigakan yang dapat menimbulkan kecurangan.

Kemudian untuk mengantisipasi penggunaan teknologi seperti telepon genggam, para peserta diwajibkan menaruh handphone tersebut ke dalam tas lalu meletakkan tas pada tempat yang telah disediakan. Antipasi kecurangan juga dilakukan dengan pengecekan identitas mahasiswa untuk menghindari penggunaan joki pada ujian SBMPTN.

Beberapaa lokasi yang dikunjungi tim dari Panitia Lokal 46 Yogyakarta bersama wartawan, diantaranya Fakultas Biologi UGM dan Fakultas Kedokteran UGM. (Humas UGM/Catur;foto: Firsto AP

back to top