Menu
Teroris mencoba mengebom Masjidil Haram

Teroris mencoba mengebom Masjidil H…

Makkah-KoPi| Aksi teroris...

Segera daftarkan kompetisi usaha kreatif  SOPREMA sebelum tutup 9 Juli 2017

Segera daftarkan kompetisi usaha kr…

Jogja–KoPi| Ratusan peser...

Mosul segera akan dibebaskan dari cengkeraman ISIS

Mosul segera akan dibebaskan dari c…

Baghdad-KoPi| Pembebasan ...

Instagram desainer muslimah Jogja kena hack

Instagram desainer muslimah Jogja k…

Yogyakarta-KoPi | Akun me...

Basarnas minta masayarakat cepat hubungi lewat Call Center 115 bila ada masalah

Basarnas minta masayarakat cepat hu…

Bantul-KoPi|Plt Kepala Ba...

KASAD SAFARI RAMADAHAN DI AKADEMI MILITER

KASAD SAFARI RAMADAHAN DI AKADEMI M…

Akmil – Kepala Staf Angka...

Basarnas siagakan anggotanya mengawal liburan Idul Fitri1438

Basarnas siagakan anggotanya mengaw…

Bantul-KoPi|Badan SAR Nas...

PLN janjikan tak ada pemadaman listrik selama lebaran di Jateng dan DIY

PLN janjikan tak ada pemadaman list…

Jogja-KoPI|PLN Jawa Tenga...

Inilah 5 alasan PLN mencabut subsidi istrik

Inilah 5 alasan PLN mencabut subsid…

Jogja-KoPi| Audi Damal, M...

Wakil Rektor UMP jadi Doktor ke-40 UMY

Wakil Rektor UMP jadi Doktor ke-40 …

Bantul-KoPi| Wakil Rektor...

Prev Next

2.735 Calon Mahasiswa Diterima di UGM Lewat Jalur SBMPTN

2.735 Calon Mahasiswa Diterima di UGM Lewat Jalur SBMPTN

KoPi| Panitia Pusat SBMPTN telah mengumumkan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2017 pada Selasa, 13 Juni 2017. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM, Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa pada tahun ini ‎UGM menerima 2.735 calon mahasiswa Program Sarjana melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Para calon mahasiswa tersebut terbagi dalam kelompok bidang Saintek sebanyak 1.931 dan kelompok bidang Soshum sebanyak 804.

Iwan menyampaikan bahwa prodi dengan peminat terbanyak dalam SBMPTN di UGM ‎kali ini untuk Saintek, yaitu Pendidikan Dokter, Farmasi, dan Teknik Sipil. Sedangkan untuk Soshum meliputi Ilmu Hukum, Psikologi dan Manajemen.

“Untuk Saintek peminat terbanyak Pendidikan Dokter dan bidang Soshum Ilmu Hukum,”kata Iwan, Selasa (13/6).

Ia kembali menjelaskan bahwa pelaksanaan SBMPTN 2017 telah digelar serentak Selasa (16/5) lalu. Di Yogyakarta, pelaksanaan SBMPTN diikuti 5 PTN, yaitu UGM, UNY, UPN, UIN Sunan Kalijaga dan ISI di bawah koordinasi Panitia Lokal 46 Yogyakarta.

Total peserta ujian SBMPTN di Yogyakarta  berjumlah 40.894 orang dengan perincian 39.305 mengikuti Paper Based Testing (PBT) dan 1.590 yang mengikuti Computer Based Testing (CBT).

 “Informasi lengkap mengenai SBMPTN 2017 ini bisa diakses di laman http://www.sbmptn.ac.id.,”imbuhnya.

Seperti diketahui, SBMPTN merupakan tahap kedua dari proses penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri, setelah sebelumnya telah dilakukan tahap pertama melalui SNMPTN. Data nasional dari panitia pusat SNMPTN dan SBMPTN menunjukkan bahwa tahun ini terjadi peningkatan jumlah peserta SBMPTN dan jumlah peserta yang diterima di PTN. Total pendaftar SBMPTN 2017 adalah 797.738, lebih tinggi dari tahun 2016 sebanyak 721.326 pendaftar.

Sama halnya dengan peserta Bidikmisi yang ikut SBMPTN tahun ini juga meningkat dibanding tahun lalu, yaitu dari 124.398 menjadi 158.157 orang peserta.

Total peserta kelompok Non-Bidikmisi/ Reguler yang diterima sebanyak 113.968 peserta dan peserta kelompok Bidikmisi yang diterima sebanyak 34.098 peserta. Rincian peserta yang diterima menurut jenis ujian Paper Based Test (PBT) sebanyak 143.523 peserta, dan Computer Based Test (CBT) sebanyak 4.543 peserta. Peserta Saintek diterima sebanyak 61.015, peserta Soshum diterima sebanyak 59.714 dan peserta kelompok Campuran yang diterima sebanyak 27.337 peserta. (Humas UGM/Satria)

back to top