Menu
Narsisme Politik dan Arsitektur Kemerdekaan

Narsisme Politik dan Arsitektur Kem…

Dewasa ini, kita sering d...

Komunitas Kali Bersih Magelang: Merdekakan Sungai Dari Sampah

Komunitas Kali Bersih Magelang: Mer…

Magelang-KoPi| Komunitas ...

Mahasiswa UGM ikutkan mobil balap rakitan sendiri ke Kompetisi Internasional

Mahasiswa UGM ikutkan mobil balap r…

Sleman-KoPi|Tim Bimasakti...

Peringati HUT RI ke 72 Resto Madam Tan buat ketan merah putih 17 meter

Peringati HUT RI ke 72 Resto Madam …

Jogja-KoPi|Untuk memperin...

Daging Kurban Disembelih Tidak Benar, Hukumnya Haram

Daging Kurban Disembelih Tidak Bena…

YOGYAKARTA, 15 AGUSTUS 20...

Serah Terima Jabatan Kepala Kantor SAR Yogyakarta

Serah Terima Jabatan Kepala Kantor …

YOGYAKARTA - Senin (14/08...

Penyadang disabilitas merasa diperlakukan tidak adil oleh pemerintah

Penyadang disabilitas merasa diperl…

Sleman-KoPi| Organisasi P...

Organisasi Penyandang Difabel ajak masyarakat kawal PP penyandang Difabel

Organisasi Penyandang Difabel ajak …

Sleman-KoPi| Organisasi P...

PCNU Sleman gelar aksi selamatkan Madrasah Diniyah dari Full Day School

PCNU Sleman gelar aksi selamatkan M…

Sleman-KoPi|Koalisi Masya...

Paket umrah 15-17 juta berpotensi tipu calon jemaah

Paket umrah 15-17 juta berpotensi t…

Jogja-KoPi|Kepala Kanwil ...

Prev Next

2.735 Calon Mahasiswa Diterima di UGM Lewat Jalur SBMPTN

2.735 Calon Mahasiswa Diterima di UGM Lewat Jalur SBMPTN

KoPi| Panitia Pusat SBMPTN telah mengumumkan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2017 pada Selasa, 13 Juni 2017. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM, Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa pada tahun ini ‎UGM menerima 2.735 calon mahasiswa Program Sarjana melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Para calon mahasiswa tersebut terbagi dalam kelompok bidang Saintek sebanyak 1.931 dan kelompok bidang Soshum sebanyak 804.

Iwan menyampaikan bahwa prodi dengan peminat terbanyak dalam SBMPTN di UGM ‎kali ini untuk Saintek, yaitu Pendidikan Dokter, Farmasi, dan Teknik Sipil. Sedangkan untuk Soshum meliputi Ilmu Hukum, Psikologi dan Manajemen.

“Untuk Saintek peminat terbanyak Pendidikan Dokter dan bidang Soshum Ilmu Hukum,”kata Iwan, Selasa (13/6).

Ia kembali menjelaskan bahwa pelaksanaan SBMPTN 2017 telah digelar serentak Selasa (16/5) lalu. Di Yogyakarta, pelaksanaan SBMPTN diikuti 5 PTN, yaitu UGM, UNY, UPN, UIN Sunan Kalijaga dan ISI di bawah koordinasi Panitia Lokal 46 Yogyakarta.

Total peserta ujian SBMPTN di Yogyakarta  berjumlah 40.894 orang dengan perincian 39.305 mengikuti Paper Based Testing (PBT) dan 1.590 yang mengikuti Computer Based Testing (CBT).

 “Informasi lengkap mengenai SBMPTN 2017 ini bisa diakses di laman http://www.sbmptn.ac.id.,”imbuhnya.

Seperti diketahui, SBMPTN merupakan tahap kedua dari proses penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri, setelah sebelumnya telah dilakukan tahap pertama melalui SNMPTN. Data nasional dari panitia pusat SNMPTN dan SBMPTN menunjukkan bahwa tahun ini terjadi peningkatan jumlah peserta SBMPTN dan jumlah peserta yang diterima di PTN. Total pendaftar SBMPTN 2017 adalah 797.738, lebih tinggi dari tahun 2016 sebanyak 721.326 pendaftar.

Sama halnya dengan peserta Bidikmisi yang ikut SBMPTN tahun ini juga meningkat dibanding tahun lalu, yaitu dari 124.398 menjadi 158.157 orang peserta.

Total peserta kelompok Non-Bidikmisi/ Reguler yang diterima sebanyak 113.968 peserta dan peserta kelompok Bidikmisi yang diterima sebanyak 34.098 peserta. Rincian peserta yang diterima menurut jenis ujian Paper Based Test (PBT) sebanyak 143.523 peserta, dan Computer Based Test (CBT) sebanyak 4.543 peserta. Peserta Saintek diterima sebanyak 61.015, peserta Soshum diterima sebanyak 59.714 dan peserta kelompok Campuran yang diterima sebanyak 27.337 peserta. (Humas UGM/Satria)

back to top