Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

115 siswa SMA Papua diafirmasi ke SMA DIY dan Jateng

115 siswa SMA Papua diafirmasi ke SMA DIY dan Jateng

Jogja-KoPi| Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali menjalankan program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua dan Papua Barat untuk Jawa tengah (Jateng) dan DIY tahun pelajaran 2017/2018.

Sebanyak 40 siswa kelas X dari Papua dikirim ke 14 sekolah SMA negeri dan Swasta di DIY. Dan 75 siswa kelas X dikirim di 24 sekolah SMA negeri dan Swasta di Jateng. 

Direktur Jenderal pendidikan dasar dan menengah Hamid Muhammad mengatakan program ADEM ini sudah menginjak tahun kelimanya sejak dirintis tahun 2013 silam.

"Program ADEM ini dimulai pada tahun 2013,dan sejak lima tahun berjalan kami sudah meluluskan dua angkatan pada tahun ajaran 2014/2015 dan tahun ajaran 2016/2017,"katanya saat memberi sambutan penyerahan siswa afirmasi di SMA BOPKRI 1 Yogyakarta,Sabtu (15/7).

ADEM sendiri memiliki tujuan untuk menyiapkan anak didik dibagian Papua dan Papua Barat agar mempunyai kualitas yang setara dengan anak Indonesia dibagian lainnya seperti di Pulau Jawa dan Bali.

Ia pun berharap siswa papua yang mengikuti Program ADEM ini dapat melanjutkan studinya di perantauannya. Dan tentunya ia juga berharap siswa juga dapat menerapkan ilmunya saat pulang ke kampung halaman di Papua.

Sementara itu ,Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy berharap agar program ini dapat mengoptimalkan potensi siswa Papua yang dirasa kurang mendapat layanan pembelajaran yang sesuai.

Ia juga berharap program ini merupakan kesempatan untuk menerima perbedaan dan keragaman siswa di Indonesia.

"Diharapkan dari afirmasi pendidikan ini dapat menjadi keseragaman pendidikan sehingga menjadi bhineka tunggal ika,"katanya.

Selanjutnya,Muhadjir meminta kepada siswa afirmasi ini untuk menjaga adat istiadat dan perilaku selama diperantauan. Ia pun mengimbuhkan bahwa program ini merupakan kesempatan emas bagi siswa untuk memajukan provinsi Papua dan Papua Barat gara tidak kalah saing dengan provinsi lainnya.

"Ini merupakan kesempatan bagi kalian untuk memajukan provinsi papua dan papua barat. Saya minta jaga adat dan istiadat selama kalian tinggal di perantauan. Jauhi hal-hal negatif selama kalian tinggal dan ingat kalian belajar untuk memajukan Papua,"tandasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top