Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Ya begini kalau muslimah jadi pengusaha

Ya begini kalau muslimah jadi pengusaha

Surabaya-KoPi| Muslimah semestinya ada di rumah, melayani suami dan anak-anak dan tidak perlu sibuk sana-sini mencari nafkah. Jika seorang muslimah keluar dari kemestian tersebut maka tidak baik. Nah pandangan seperti itu masih ada di dalam masyarakat. Padahal istri Nabi Muhammad, Siti Khadijah, adalah seorang pemilik bisnis besar tanpa meninggalkan kewajiban sebagai istri dan ibu.

Jika muslimah aktif dalam kegiatan bisnis, kondisi sosial ekonomi keluarga akan menjadi lebih baik dan stabil. Sebab ada dua pilar ekonomi yang menyangga perekonomian keluarga. Pendapat itu disampaikan oleh Fatma Saifullah Yusuf kepada KoPi setelah acara pendirian IPEMI (Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia) Jawa Timur hari ini (30/10/15) di BG Junction lantai dua. Fatma sendiri didaulat menjadi Dewan Penasehat IPEMI.

"Saya meneladani istri Nabi Muhammad yaitu Siti Khadijah yang seorang pebisnis skala internasional. Akan tetapi tidak pernah meninggalkan kewajiban sebagai seorang istri dan ibu. Nah sekarang tinggal bagaimana seorang perempuan bisa mengelola waktunya secara baik. Ya gini kalau muslimah jadi pengusaha".

Melalui sambutannya, Fatma memperlihatkan bagaimana selama ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadikan perempuan sebagai salah satu fondasi penguatan sosial ekonomi. Program pendirian koperasi wanita sampai tingkat desa dan kelurahan yang di antaranya bisa mampu menembus omset 1 Milyar Rupiah.

"Pada tahun 2015 ini, program tersebut (koperasi wanita) dikembangkan melalui pembentukan infrastruktur keuangan Lembaga Keuangan Mikro. Ada 2000 kelompok wanita berbasis fungsional/syariah antara lain Organisasi Muslimat, Fatayat, dan Aisyiah."

Perempuan saat ini memang menjadi pilar dalam pembangunan sosial ekonomi. Berlakunya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) merupakan peluang dan tantangan bagi masyarakat Indonesia. Siapapun bisa berbisnis di antara anggota-anggota ASEAN. Perempuan menjadi aktor sangat penting agar bisa menciptakan ketangguhan dalam persaingan MEA.

Oleh sebab itu menurut wanita berkacamata yang sering menuliskan pemikirannya di Majalah Aina dan www.fatmasaifullah.com tersebut, para wanita harus memiliki keterampilan bisnis baik dari produksi dan manajemen pemasaran. IPEMI sendiri ia harapkan menjadi kekuatan penting terutama bagi kalangan muslimah agar makin mampu menjadi pilar sosial ekonomi masyarakat. 

Ingrid Kansil, Ketua Umum IPEMI, menyatakan bahwa organisasi seperti IPEMI harus kuat agar memberi kontribusi terhadap kapasitas perekonomian masyarakat terutama kaum muslimah. Menurut wanita yang aktif di dunia bisnis itu, perubahan yang baik dalam bidang ekonomi jika para muslimah aktif menjalankan bisnis yang baik.

"IPEMI perlu menjadi garda penting dalam pembangunan sosial ekonomi melalui aktivitas bisnis para perempuan muslimah." |YP|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next