Menu
SKK Migas Wilayah Timur Berharap Adanya Dorongan di Luar Bidang Migas.

SKK Migas Wilayah Timur Berharap Ad…

Sleman-KoPi| Kepala Sat...

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembicaraan Soal Pengadaan Pertemuan Kembali Kedua Pemimpin.

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembi…

Seoul-KoPi| Departemen lu...

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

Prev Next

WTT Kulonprogo: Sultan cabut IPL bandara dong

WTT Kulonprogo: Sultan cabut IPL bandara dong

Jogjakarta-KoPi|Ratusan petani Kulonprogo berunjuk rasa menolak pembangunan bandara ke kantor Gubernur DIY siang tadi. Massa melakukan long march dari Abu Bakar Ali hingga kantor gubernur.

Kedatangan massa meminta untuk beraudiensi dengan Sultan HB X. Massa menolak bandara dan meminta sultan mencabut penerbitan Izin Penetapan Lokasi (IPL).
Konflik bandara Kulonprogo semakin runcing setalah sultan menerbitkan (IPL) melalui surat keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 31 Maret 2015 yang lalu dengan Nomor 68/KEP/2015.

Pengesahan IPL menandakan proses pembebasan lahan akan segera dilakukan untuk bandara internasional Kulonprogo. Proyek bandara akan mencakup wilayah Desa glagah, Palihan, Sindutan, Jangkaran, Kebonjero dan Temon Kulon.

Sebanyak 2.875 Kepala Keluarga atau sekitar 11.501 jiwa serta akan melenyapkan pemukian warga, sawah, lading, tempat peribatan, cagar budaya, sekolah dan lain-lain.

Sekitar lima perwakilan warga bermusyawarah dengan perwakilan gubernur. Namun hasilnya nihil, sultan belum bisa menemui massa.
Menurut ketua WTT Martono warga akan meminta janji perwakilan gubernur yang akan menjadi mediasi dengan sultan.

“Mereka akan mengusahan untuk mempertemukan kita dengan sultan minggu depan, besok (minggu depan) kita akan datang lagi dengan massa yang lebih besar”, tegas Martono.

Hal serupa juga disampaikan oleh koordinator aksi Rifat Arif, pihaknya tetap bersikukuh untuk menolak bandara. “Memang secara formal turunnya IPL memang syarat bandara sudah terpenuhi, namun kita tteapberjuang secara formil untuk mencabut IPL tersebut”. |Meiga Dwi A, Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next