Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Woow! Batu akik bacan ini dibandrol Rp 1,5 milyar

Woow! Batu akik bacan ini dibandrol Rp 1,5 milyar

KoPi| Perempuan bernama Erni Febrianti ini membandrol batu akik bacanya dengan harga Rp. 1,5 milyar. Sebuah harga yang tentu saja fantastis. Tawaran harga itu tentu saja membuat siapapun yang mendengarnya akan terperangah.

Harga batu akik bacan yang tertinggi saat ini kemungkinan adalah batu akik bacan Doko milik mantan presiden SBY. Akik bacan Doko SBY berharga Rp. 3 milyar;.

Febri memiliki akik bacan yang bermotif pohon dan tembus sinar. Selain itu motif lainnya adalah orang tengah berdoa dan bersujud.

Febri yang berasal dari Riau dan tinggal Pekanbaru ini menceritkan bagaimana ia mendapatkan batu akik bacan tersebut bersama Azman.

"Awalnya iseng-iseng saja dan karna musim batu, kami beli bahan batu bacan sama seseorang. Awalnya kami ragu. Karna beli bahan itu untung-untungan, jika dapat hasil yang jelek. Maka itu akan rugi banyak, karena modalnya saja sudah cukup besar kami beli.

"Awalnya kami jual degan bongkahan seberat 4,8 kg. Gak ada yg mau beli. Dan akhirnya kami putuskan untuk dipotong-potong separoh. setelah kami potong-potong. Banyak bahan yang tidak bagus, banyak kapur dan banyak hitamnya. Terpaksa jual murah.

Setelah itu separohnya lagi kami potong-potong. Berharap ada bahan yg bagus. Setelah dipotong-potong, malah kami kaget. Isi dalamnya berbentuk seperti pohon dan ada juga seperti orang berdoa dan sujud. Dan motif pohon itu tembus timbal balik kalau disenter. Ini motif langka." Kisah Erni.

Menurut pengankuan Erni, batu akik bacannya sudah ditawar senilai Rp 1 Milyar dan akan ia lepaskan di atas Rp 1,5 milyar.| Winda Efanur Fs

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next