Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Waspada, Indonesia sedang musim pancaroba!

Waspada, Indonesia sedang musim pancaroba!
Surabaya-KoPi | Setelah melewati kemarau panjang, saat ini Indonesia akan memasuki musim hujan. Namun, perpindahan dari musim kemarau ke musim hujan ini memasuki musim pancaroba dengan dampak ekstrem. Menurut BMKG, elnino pancaroba diperkirakan akan terjadi pada bulan November 2015.
 

Angin kencang, petir dan hujan lebat dengan durasi singkat merupakan ciri khas dari pancaroba ekstrem yang akan terjadi. 

Tidak hanya itu, sengatan matahari pun terasa lebih panas dari biasanya. Hal ini disebabkan oleh matahari yang berada tegak lurus di atas wilayah Indonesia. Sehingga suhu udara pada siang hari akan terasa lebih panas.

BMKG juga menyebutkan bahwa menjelang sore hari potensi adanya angin kencang bisa mencapai 45 kilometer per jam. Hal ini mengalami peningkatan dari kondisi normal 0-20 kilometer.

Sehingga masyarakat harus lebih waspada untuk mengatasi adanya bencana yang akan ditimbulkan saat pancaroba ekstrem. 

Antisipasi untuk menjauh dari pohon saat angin kencang sedang berlangsung. Jangan lupa untuk mengecek kondisi pohon di sekitar kediaman, dan segera pangkas pohon yang rindang dan juga rapuh. Hal ini menghidari adanya pohon tumbang yang bisa memakan korban. 

 

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next