Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Ternyata merica palsu sudah lama beredar di Jogja

Ternyata merica palsu sudah lama beredar di Jogja

Jogjakarta-KoPi|Beberapa pedagang tidak merasa khawatir dengan maraknya isu peredaaran merica palsu di pasar-pasar DIY.

Salah satu pedagang Pasar Demangan, Bu Riri mengatakan dirinya bisa membedakan merica palsu dan merica asli. Setengah tahun yang lalu, dirinya pun pernah membeli merica yang diduga palsu dari pedagang keliling di pasar.

“Cara membedakan merica palsu dengan mrica asli, dari aromanya yang berbeda. Aroma merica asli tajam dan dari bentuknya juga beda”, papar Bu Riri.

Bu Riri sempat membeli merica palsu karena kehabisan stok merica. Dia semakin tertarik karena harga palsu selisih Rp 20.000 dibandingkan dengan merica asli.

Dari segi bentuk merica palsu mudah hancur berbeda dengan merica asli yang bulat. Bisa membsuk merica palsu muncul bintik-bintik putih.

Bu Riri menambahkan peredaran merica palsu sudah lama sejak bertahun-tahun lalu, namun baru tenar dari pemberitaan media saat ini.

Secara terpisah Dinas propmosi dan pengelolaan pasar DIY, Rudi Firdaus menegaskan pasar-pasar di DIY steril dari merica palsu.

“Merica palsu baru saja menerima informasi beberapa hari ini, kita tidak menemukan. Tapi tetap melakukan pemantauan, menyampaikan kepada lurah-lurah dan jajaran pasar melaporkan kalau menemukan”, papar Rudi.

Pantauan Harga Sembako Cenderung Stabil

H-1 menjelang puasa pantauan harga disejumlah pasar di kota Jogjakarta cenderung stabil. Terutana untuk harga sembako yang seringkali mengalami kenaikan harga.

Harga cabe masih kisaran Rp 20.000-Rp 21.000 , sementara cabe krtiting kisaran Rp 30.000. diikuti dengan harga daging ayam Rp 30.000. Untuk harga bawang merah seragam dengan bawang putih Rp 20.000. namun tidak menutup kemungkinan harga ini akan terus merangkak naik.

“ Harga untuk bulan puasa tidak bisa diprediksi. Naik kisaran seribu, paling mahal Rp 33.000. Tidak bisa diprediksi kalau lebaran, bisa naik atau bisa turun., penjual ayam di Pasar Demangan, Bu Hadi.

Sementara harga sembako terkendali ,namun harga merica melambung tinggi. Harga merica saat ini mencapai Rp 190.000-210.000 /Kg di pasar Beringharjo dan Demangan. Sebelumnya bulan April-Mei seharga Rp 170.000.

|Winda, Mawar|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next