Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Terganggu razia, Bentor DIY audiensi ke Pemda Propinsi

kiri : SKPD terkait, kanan : perwakilan bentor kiri : SKPD terkait, kanan : perwakilan bentor

Jogjakarta-KoPi| Paguyuban bencak motor (bentor) mengadakan audiensi ke kantor Kepatihan pukul 09.30 WIB di Ruang A komplek Kepatihan Danurejan. Audiensi yang berlangsung sekitar dua jam membahas tentang status becak motor. Turut hadir dalam audiensi ini jajaran polisi, Satpol PP, Dinas Pariwisata DIY, Dinas Perhubungan DIY dan paguyuban becak motor DIY.

Kemunculan becak motor beberapa tahun terakhir menyulut perbincangan hangat di jajaran SKPD terkait. Pasalnya transportasi yang terhitung baru ini memerlukan adaptasi baik dalam lingkungannya maupun payung hukumnya.

Mengenai hal ini paguyuban bentor didampingi dengan LBH Jogja menyampaikan aspirasinya dalam audiensi tersebut. Menurut ketua paguyuban Parmin mengharapkan pihak pemda memberi keleluasaan kepada bentor ketika beroperasi. Status mengambang bentor membuat beberapa oknum polisi merazia bentor, yang dianggap masih ilegal.

“ Bentor jadi target operasi para polisi, misalnya kasus di Kulonprogo dengan cara beberapa rute di sana diblokir bagi para bentor, itu kita sempat mengadu ke propinsi”, papar Parmin.

Parmin menambahkan selama pemda merampungkamn perijinan bentor, pihak polisi tidak merazia dan mengganggu aktivitas becak motor.

Mengenai hal ini pihak Dinas Perhubungan DIY, Sigit Hariyanto menyampaikan akan menindaklanjuti aspirasi dari paguyuban bentor. Menurut Sigit gubernur telah mengirimi surat ke Dishub mengenai masalah bentor.

Bentor selama ini belum mempunyai regulasi, dengan ini kami akan menyampaikan ke pemda DIY, untuk menawarkan solusi, selama ini bentor kan masih ilegal,” papar Sigit. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next