Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Terganggu razia, Bentor DIY audiensi ke Pemda Propinsi

kiri : SKPD terkait, kanan : perwakilan bentor kiri : SKPD terkait, kanan : perwakilan bentor

Jogjakarta-KoPi| Paguyuban bencak motor (bentor) mengadakan audiensi ke kantor Kepatihan pukul 09.30 WIB di Ruang A komplek Kepatihan Danurejan. Audiensi yang berlangsung sekitar dua jam membahas tentang status becak motor. Turut hadir dalam audiensi ini jajaran polisi, Satpol PP, Dinas Pariwisata DIY, Dinas Perhubungan DIY dan paguyuban becak motor DIY.

Kemunculan becak motor beberapa tahun terakhir menyulut perbincangan hangat di jajaran SKPD terkait. Pasalnya transportasi yang terhitung baru ini memerlukan adaptasi baik dalam lingkungannya maupun payung hukumnya.

Mengenai hal ini paguyuban bentor didampingi dengan LBH Jogja menyampaikan aspirasinya dalam audiensi tersebut. Menurut ketua paguyuban Parmin mengharapkan pihak pemda memberi keleluasaan kepada bentor ketika beroperasi. Status mengambang bentor membuat beberapa oknum polisi merazia bentor, yang dianggap masih ilegal.

“ Bentor jadi target operasi para polisi, misalnya kasus di Kulonprogo dengan cara beberapa rute di sana diblokir bagi para bentor, itu kita sempat mengadu ke propinsi”, papar Parmin.

Parmin menambahkan selama pemda merampungkamn perijinan bentor, pihak polisi tidak merazia dan mengganggu aktivitas becak motor.

Mengenai hal ini pihak Dinas Perhubungan DIY, Sigit Hariyanto menyampaikan akan menindaklanjuti aspirasi dari paguyuban bentor. Menurut Sigit gubernur telah mengirimi surat ke Dishub mengenai masalah bentor.

Bentor selama ini belum mempunyai regulasi, dengan ini kami akan menyampaikan ke pemda DIY, untuk menawarkan solusi, selama ini bentor kan masih ilegal,” papar Sigit. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next