Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Tarif bus antar kota Jatim akhirnya turun juga

Tarif bus antar kota Jatim akhirnya turun juga
Surabaya-KoPi| Satu minggu setelah penurunan harga BBM dan tarif listrik, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akhirnya menyetujui penurunan tarif bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Pemprov Jatim menetapkan penurunan tarif sebesar 5 persen untuk bus antar kota.
 

"Penurunan tarif ini akan berlaku sejak 15 Januari untuk angkutan penumpang umum AKDP. Namun tetap menunggu persetujuan Gubernur terlebih dahulu,"ujar Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Jalan Dishub dan LLAJ Jatim, Sumarsono di Surabaya.

Sumarsono menyebutkan, penurunan tarif ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Perhubungan No 2/2016 tanggal 7 Januari 2016 tentang Penyesuaian Tarif Angkutan Umum Kelas Ekonomi. Dalam surat tersebut, bukan hanya angkutan kota antar provinsi kelas ekonomi saja yang mengalami penurunan tarif, tetapi juga penyeberangan lintas provinsi.

Oleh karena itu, Dishub dan LLAJ Provinsi Jatim melakukan penyesuaian tarif seiring turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya jenis solar. Organda Jatim juga telah menyetujui penurunan tarif bus AKDP sebesar 5 persen.

Menurut Sumarsono, angka 5 persen ini dianggap sudah paling sesuai. Lebih dari angka tersebut, akan muncul disparitas tarif di lapangan, khususnya untuk trayek antar kota dalam provinsi dan antar kota antar provinsi.

Sumarsono berharap pengusaha angkutan umum tidak melakukan pelanggaran tarif di lapangan. "Jika ada perusahaan yang melanggar, Dishub dan LLAJ akan menindak tegas perusahaan tersebut. "Pada 2015 sekitar enam perusahaan angkutan umum yang kita tindak,"ungkap Sumarsono.

Wakil Ketua Organda Jatim, Firmansyah mengatakan pemerintah tidak melihat faktor lain selain BBM dalam melakukan penyesuaian tarif. Selain BBM, pengusaha angkutan umum juga terbebani dengan biaya perawatan, biaya sparepart, dan gaji karyawan. "Sebenarnya dari kita ya menginginkan tarif tidak turun. Sebenarnya BBM tidak terlalu berpengaruh secara signifikan, karena masih ada pertimbangan tadi,"ungkap Firmansyah.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next