Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Syukuran Paku Alam, warga Jogja gelar wayang semalam suntuk

salah satu penampilan jathilan salah satu penampilan jathilan

Jogjakarta-KoPi| Masyarakat Jogja menggelar pentas kesenian Mangayubagyo di Alun-alun Sewandanan Pakualaman dengan acara puncak pertunjukan wayang semalam suntuk. Pentas Mangayubagyo wujud rasa syukur masyarakat atas jumenengan Paku Alam X pada Januari lalu. Selain itu pentas menjadi sarana menguri-uri kesenian.

Ketua panitia, Widihasto Wasana Putra menjelaskan pentas bertajuk kesenian rakyat ini diinisiasi oleh masyarakat sendiri. Melibatkan seniman-seniman kampung se-Jogja.

"Acara inisiatif masyarakat yang jadi hiburan. Serta rasa syukur kepada Paku Alam yang baru. Acara ini diikuti oleh kelompok seni tradisi dari kampung-kampung," jelas Widihasto disela acara pada Sabtu, tanggal 6 Februari 2016.

Pentas yang berlangsung sehari ini menampilkan enam pertunjukan kesenian, seperti kesenian tradisi reog, jathilan, barongsay, macapat dan wayang semalam suntuk.

Pertunjukan mulai pukul 13.00-17.30 WIB, yaitu penampilan kesenian jathilan dan reog. "Malam nanti ada macapat dari Bambang Mur Singgih Pawiyatan Sastromardoyo, dan wayang lako Semar Mbangun Kayangan,"tambah Widihasto.

Meski mendapat respon baik dari masyarakat. Namun Widihasto belum mempunyai pandangan akan merutinkan pentas kesenian tersebut. "Nggak, ini cuma acara insidental aja, tidak ada ke arah situ," pungkas Widihasto. |Winda Efanur FS| 

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next