Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Susah bersaing, harga tenun stagen Rp 18 ribu per 10 meter

Susah bersaing, harga tenun stagen Rp 18 ribu per 10 meter

Jogjakarta-KoPi| Koordinator Pasar Tenun Rakyat, Evaulia Nindya menjelaskan harga tenun tradisional stagen sangat murah. Contoh produsen tenun stagen di Desa Sumberarum, Yogyakarta dibandrol Rp 18.000/ 10 meter saja

Eva menilai besaran nominal tersebut sangat kecil bila dibandingkan dengan proses pembuatannya yang memakan waktu yang lama.

"Untuk sekedar membeli sayuran atau bahan itu cukup. Tapi untuk membiayai anak sekolah tidak cukup," kata Eva.

Tenun stagen merupakan jenis kain yang berwarna hitam. Keberadaannya turun temurun dari nenek moyang dahulu. Seperti penenun di Desa Sumberarum, Yogyakarta yang masih melestarikan tradisi tenun.

Guna meningkatkan nilai jual tenun stagen Dreamdelion dan House of Lawe mulai mengkreasikan tenun stagen.

Koordinator Dreamdelion, Fitriani Puspitasari menginisiasi rainbow stagen. Bentuk upaya kreasi tenun stagen dengan berbagai macam warna.

Fitriani dan komunitas menggerakkan warga Sumberarum untuk menanam pewarna alami.

Selain berfungsi untuk tenun, tanaman pewarna alami bisa meningkatkan ekonomi warga. Hasil pewarna alami bisa dijual ke pasaran.

Kain tenun kualitas internasional, harga lokal

Mata pencaharian utama warga Sumberarum sebagai petani. Sementara beberapa orang menjadi penambang pasir di Kali Progo.

Sisanya para perempuan menjadi penenun. Namun dengan latar belakang profesi tersebut masih menempatkan warga Sumberarum di bawah garis kemiskinan.

Ketua LAWE, Adinintya mengungkapkan kondisi ekonomi lemah bagi daerah penghasil tenun, lantaran harga tenun belum bisa kompetitif.

Sebagai contoh harga tenun di Jakarta bahkan di Belanda, menyentuh angka jutaan.

Adinintya bersama komunitas menggalang kampanye tenun stagen. Harapannya masyarakat bisa mengenal tenun stagen. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next