Menu
BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

Prev Next

Survei Indikator: Pasangan Agus-Sylviana kalahkan Ahok-Jarot

Survei Indikator: Pasangan Agus-Sylviana kalahkan Ahok-Jarot

Jakarta-KoPi| Masyarakat DKI Jakarta lebih suka memilih pasangan Agus-Silvy ketimbang Ahok-Jarot atau Anis-Sandiaga Uno. Pilihan ini tercermin dari hasil survei yang dilakukan oleh Indikator pimpinan Burhanuddin Muhtadi. Survei dilakukan dari 15-22 November 2016.

 

 

Survei Indikator menampilkan laporan kemenangan pasangan Agus-Sylviana bila pemilihan dilakukan saat survei (15-22 November 2016) mencapai 30.4%. Sementara pasangan Ahok-Jarot Syaiful Hidayat 26.2% dan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno hanya 24.5%. Sementara menyatakan tidak tahu 18.9%.

 

hasil surve agus

Pilihan masyarakat pada pasangan Agus-Silvy berdasarkan turunnya dukungan pasangan Ahok-Jarot dalam lima bulan terakhir. Dalam simulasi terbuka yang dilakukan angka indikasinya mencapai 18.6%. Faktor utamanya adalah penurunan tingkat kedisukaan terhadap Ahok yang sangat besar, dalam lima bulan menurun sekitar 20% sehingga dibandingkan dengan lawannya saat ini, tingkat kedisukaan terhadap Ahok paling rendah.

Meskipun demikian, menurut laporan Indikator Ahok masih dinilai lebih positif ketimabang lawan-lawanya. Nilai positif ini terletak pada karakter kepemimpinan utama, kepintaran, perhatian, kejujuran dan bersih dari korupsi, tegas dan mampu memimpin Jakarta. Ahok hanya dinilai negatif pada citra sopan santun.

Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 798 orang dari 800 responden yang direncanakan (99.75%). Dengan metode multistage random sampling, dan memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sebesar ±3.6% pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh kota yang terdistribusi secara proporsional.|Yesia Sinaga

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next