Menu
BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

Prev Next

Suara terompet, jadi peringatan manusia

Suara terompet, jadi peringatan manusia

Jogjakarta-KoPi| Selama seminggu terakhir video suara terompet yang terjadi di Eropa dan Amerika telah menghebohkan dunia. Kalangan ilmuwan dan agamawan urun rembug membahas asal suara misterius tersebut.

Salah satu dosen Al-Qur’an dan Hadist UIN Sunan Kalijaga, Fajrul Munawir berpendapat suara terompet mengawali tanda-tanda besar terjadinya kiamat. Ada dua pendapat yang mengenai terompet, terompet dibunyikan dua kali dan terompet dibunyikan tiga kali.

“Kalau berdasarkan Sahih Bukhari juz 6 no 126, yang menjelaskan tafsir ayat Al-Qur’an itu menyebutkan tiupan terompet dibunyikan dua kali. Tiupan pertama yang mematikan semua mahluk, kecuali yang dikehendaki oleh Allah dan tiupan kedua yang membangkitkan. Kalau pendapat ulama tentang tiga tiupan, tiupan yang satu untuk mengagetkan tapi setelah tiupan ini akan diikuti kegelisahan oleh manusia”, papar Fajrul.

Fajrul mengakui di tengah beredarnya dua pendapat, dirinya mengikuti pendapat yang terkuat yakni dua kali tiupan terompet. Sementara terlepas dari benar dan salahnya terompet Isrofil, Fajrul menganggapnya sebagai peringatan kepada manusia untuk bertobat dan memperbaiki ibadah. Tidak menutup kemungkinan tanda-tanda kiamat besar akan dimulai dengan banyaknya tanda-tanda kiamat kecil yang sudah muncul.

“Tanda-tanda kecilnya seperti majikan yang melahirkan tuannya, diartikan budak yang diperkosa lalu anaknya yang lahir jadi tuannya, hilangnya etika , sekarang bisa dilihat batas pergaulan laki-laki dan wanita seperti apa”, tambah Fajrul.

Sementara pihak BMKG Jogjakarta, Teguh Prasetyo saat dikonfirmasi menanggapi suara tersebut belum bisa dipastikan asalnya. Bila suara berasal dari bumi tentu terkait dengan gesekan lempeng yang mengarah ke gempa. Namun faktanya tidak terjadi gempa.

“Ini suara yang ghaib, hanya Allah yang tahu pasti. Hal ini perlu kajian yang lebih lanjut”, paparnya. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next