Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Status warisan budaya Jogja bisa lepas, kalau tidak dijaga

ilustrasi warisan budaya mubeng beteng ilustrasi warisan budaya mubeng beteng

Jogjakarta-KoPi| Dinas Kebudayaan Kota DIY terus berkomitmen melestarikan empat warisan budaya DIY yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya Indonesia.

Menurut Kepala Bidang Sejarah Purbakala Kota Jogja, Erlina Hidayati, upaya pelestarian dengan melakukan peninjauan intens terhadap keempat warisan budaya yang terdiri dari Mubeng Beteng, Gudeg, Joglo dan Bekakak.

Pasalnya pihak Kemendikbud secara rutin akan mengadakan evaluasi terhadap upaya pelestarian yang dilakukan Dinas Kebudayaan. Bila selama peninjauan ditemukan kekurangan, kemungkinan status warisan budaya bisa dibatalkan oleh Kemdikbud.

“ Jadi ada peninjauan dan evaluasi, kalau memang ada syarat yang tidak terpenuhi akan mempengaruhi (status warisan budaya),” jelas Erlina seusai konferensi pers Mubeng Beteng di kantor Tepas Paretah Hageng pukul 11.00 Wib.

Erlina Hidayati menjelaskan sebelumnya masing-masing dari 34 proopinsi di Indonesia mengajukan warisan budayanya. Propinsi DIY pun mengajukan empat warisan budaya seperti Mubeng Beteng, Gudeg, Joglo dan Bekakak. Pihak Kementrian Kebudayaan lalu menyidangkan sekaligus menetapkan warisan budaya propinsi menjadi warisan budaya Indonesia.

“Masing-masing propinsi mengajukan, untuk disidang dan ditetapkan, apakah layak menjadi warisan budaya Indonesia pa gak? Kalau tidak layak hanya jadi warisan budaya propinsi masing-masing. Alhamdulilah empat dari warisan budaya budaya di Jogja, Mubeng Beteng lolos, sudah diketok palu menjadi warisan budaya tak benda Indonesia,” jelas Erlina.

Sementara untuk peresmian penetapan ritual Mubeng Beteng sebagai warisan budaya tak benda Indonesia akan dilakukan pada 20 Oktober 2015 di Jakarta. Penyerahan sertifikat sertifikat warisan budaya akan diterima langsung oleh Gubernur Hamengkubawono X.
|Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next