Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

SINTA resmi diluncurkan Kemenristekdikti di UGM

SINTA resmi diluncurkan Kemenristekdikti di UGM

Sleman-KoPi| Aplikasi Science and Technology Index (SINTA) resmi diluncurkan Kemenristekdikti di UGM. Senin (30/1). Peluncuran itu bersamaan dengan Rapat Kerja Nasional Kemenristekdikti di tempat yang sama.

SINTA merupakan aplikasi yang berwujud portal yang berisi tentang pengukuran kinerja ilmu pengetahuan dan teknologi yang meliputi antara lain kinerja peneliti/penulis/author/, kinerja jurnal, dan publikasi lainnya. SINTA diharapkan oleh Kemenristekdikti agar mendorong budaya publikasi, dan juga upaya mewujudkan kemandirian anak negeri.

Berdasarkan pantauan Kemenristekdikti, daya saing Indonesia berada diperingkat 34 pada tahun 2014 dan menurun pada tahun 2015 dan turun kembali ke peringkat 41 pada tahun 2016. Penurunan ini juga sejalan dengan kecilnya belanja penelitian dan pengembangan atau R & D yang baru mencapai 0,2% per GDP di tahun 2016.

Indonesia kalah saing dengan Malaysia (1,13%), Singapura (3,174%), dan bahkan Thailand (0,39%) pada tahun 2014. Kemenristekdikti memaparkan sumber belanja R& D masih didominasi 75% oleh anggaran pemerintah.

Sehingga, SINTA diharapkan dapat menaikkan angka ini dan juga menghilangkan ketergantungan penggunaan sistem pengindeks publikasi dari luar, seperti Scopus, Web of Science, Google Scholar, dst.

"Kita masih bergantung dengan indeks dari luar seperti Scopus, dll, dengan SINTA diharapkan bisa menghilangkan ketergantungan itu,"Ujar menteri riset teknologi dan pendidikan tinggi, Muhammad Nasir.

Untuk kedepannya SINTA akan melakukan pengukuran kerja Ipteks seperti menampilkan profil penulis, profil jurnal, profil lembaga berdasar jumlah publikasi, jumlah sitasi , H-indeks, I10-indeks , pemeringkatan jurnal, penulis, lembaga berdasar publikasi, menampilkan trend bidang ilmu berdasarkan publikasi dari berbagai portal indeks lainnya seperti google selular, Scopus dll. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next