Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Sidak Job Fair, Kemnaker Temukan Pelanggaran

Sidak Job Fair, Kemnaker Temukan Pelanggaran

Jakarta—Siang ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menerjunkan tim untuk melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Indonesia Carrer Expo Jakarta di Balai Kartini, Jakarta (5/4).

Tim pengawas yang diterjunkan Kemnaker tersebut menemukan pelanggaran yakni Event Organizer (EO) menarik biaya masuk pameran kesempatan kerja (Job Fair) yang diadakannya kepada pencari kerja (pencaker).Sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 39 tahun 2016 pasal 54 ayat (3) menyebutkan bahwa penyelenggara pameran kesempatan kerja (Job Fair) dilarang melakukan pungutan biaya dalam bentuk apapun kepada pencari kerja.

“Tadi kami terjunkan tim (Kementerian Ketenagakerjaan) bersama Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Selatan untuk melakukan sidak job fair yang menarik biaya dari pencari kerja. Sesuai aturan, menarik biaya apapun kepada pencaker dalam job fair tidak diperbolehkan. Apalagi ini sampai 40 ribu rupiah,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapentasker) Maruli A Hasoloan dalam keterangan tertulisnya di Kantor Kemnaker, Jakarta (5/4).

Menurut Maruli, sidak ini dilakukan atas laporan masyarakat terhadap maraknya Job Fair yang menarik biaya kepada para pencaker yang datang.

“Penyelenggaraan pameran kesempatan kerja merupakan kegiatan yang baik dan positif serta dapat membantu mengurangi pengangguran namun jika ditarik biaya kepada pencaker ini yang tidak boleh,” tambahnya.

“Tim kami temukan pelanggaran, akan kami lakukan pembinaan kepada pihak penyelenggara tersebut. Untuk sekarang, pihak penyelenggara sepakat untuk membebaskan biaya masuk hingga berakhirnya Job Fair ini,” tambah Maruli.

Penyelenggara Job Fair (Maxi Organizer) telah membuat surat pernyataan di atas materai, berjanji tidak akan memungut biaya tiket dari pencaker dalam bentuk apapun pada acara yang diselenggarakan pada tanggal 5- 6 April 2017 tersebut alias gratis.

Penyelenggara Job Fair diharapkan dapat mematuhi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Penempatan Tenaga Kerja ini dan akan dilakukan pembinaan terhadap penyelenggara Job Fair baik swasta maupun bursa kerja khusus.

“Pemerintah bertindak tegas, bila ada acara job fair dan pencaker ditarik biaya misalnya untuk harga tiket masuk, silahkan lapor, bisa melalui kanal media sosial resmi milik Kementerian Ketenagakerjaan. Bila tetap memungut biaya dari pencaker, sanksinya mulai dari peringatan tertulis hingga penghentian kegiatan penyelenggaraan Job Fair ini. Pengawas ketenagakerjaan juga akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan job fair,” kata Maruli.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next