Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Selain seni, FKY bisa angkat ekonomi warga Jogja

Suasana konferensi pers FKY di Taman Kuliner Suasana konferensi pers FKY di Taman Kuliner

Jogjakarta-KoPi| Festival Kesenian Yogyakarta ke-27 akan digelar di Taman Kuliner Condong Catur dari 19 Agustus sampai 5 September 2015. FKY ke-27 ini mengangkat tema 'Dandan'. Dandan dalam bahasa Jawa memuat dua aktivitas bersolek dan berbenah.

Bersolek identik dengan kualitas estetika, paras atau penyajian. Sementara berbenah upaya perbaikan fisik dan non fisik. Kolaborasi makna 'Dandan' menjadikan FKY ke-27 sebagai panggug penyajian kesenian.

Sementara anggota panitia FKY, Ishari Sahida yang akrab disapa Ari Wulu mengatakan teman 'Dandan' sekaligus menjadi otokritik kepada masyarakat. 

Menurut Ari Wulu kebanyakan aktivitas ekonomi lebih dikuasai oleh masyarakat pendatang daripada masyarakat Jogja asli. "Fasilitasi (FKY) kepada masyarakat, sekarang di kampung banyak orang asing ini unsur otokritik masyarakat bersaing secara ekonomi," tutur Ari Wulu saat konferensi pers di Taman Kuliner pukul 11.00 WIB.

Pengunjung FKY dari tahun ke tahun cukup baik. Target pengunjung FKY ke-27 akan menarik pengunjung 5 ribu orang per hari. Pembukaan FKY ke-27 pada 19 Agustus 2015 dengan pawai edan-edanan. Pawai street performance dengan rute start di PKKH UGM - Perempatan Selokan Mataram. Pawai dimulai pukul 15.00 WIB dengan diikuti oleh 30 kontingen dari kabupaten-kabupaten dan kota di Jogja.

Selain menampilkan ratusan pagelaran kesenian dan kuliner Jogja, menurut Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Umar Priono, -FKY ke-27 akan mengambil setting Panggung Krapyak sebagai upaya mengenalkan kembali salah satu bangunan heritage Jogjakarta. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next