Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Selain seni, FKY bisa angkat ekonomi warga Jogja

Suasana konferensi pers FKY di Taman Kuliner Suasana konferensi pers FKY di Taman Kuliner

Jogjakarta-KoPi| Festival Kesenian Yogyakarta ke-27 akan digelar di Taman Kuliner Condong Catur dari 19 Agustus sampai 5 September 2015. FKY ke-27 ini mengangkat tema 'Dandan'. Dandan dalam bahasa Jawa memuat dua aktivitas bersolek dan berbenah.

Bersolek identik dengan kualitas estetika, paras atau penyajian. Sementara berbenah upaya perbaikan fisik dan non fisik. Kolaborasi makna 'Dandan' menjadikan FKY ke-27 sebagai panggug penyajian kesenian.

Sementara anggota panitia FKY, Ishari Sahida yang akrab disapa Ari Wulu mengatakan teman 'Dandan' sekaligus menjadi otokritik kepada masyarakat. 

Menurut Ari Wulu kebanyakan aktivitas ekonomi lebih dikuasai oleh masyarakat pendatang daripada masyarakat Jogja asli. "Fasilitasi (FKY) kepada masyarakat, sekarang di kampung banyak orang asing ini unsur otokritik masyarakat bersaing secara ekonomi," tutur Ari Wulu saat konferensi pers di Taman Kuliner pukul 11.00 WIB.

Pengunjung FKY dari tahun ke tahun cukup baik. Target pengunjung FKY ke-27 akan menarik pengunjung 5 ribu orang per hari. Pembukaan FKY ke-27 pada 19 Agustus 2015 dengan pawai edan-edanan. Pawai street performance dengan rute start di PKKH UGM - Perempatan Selokan Mataram. Pawai dimulai pukul 15.00 WIB dengan diikuti oleh 30 kontingen dari kabupaten-kabupaten dan kota di Jogja.

Selain menampilkan ratusan pagelaran kesenian dan kuliner Jogja, menurut Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Umar Priono, -FKY ke-27 akan mengambil setting Panggung Krapyak sebagai upaya mengenalkan kembali salah satu bangunan heritage Jogjakarta. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next