Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Saut Situmorang, optimis menang lawan Fatin Hamama

Saut Situmorang, optimis menang lawan Fatin Hamama

Jogjakarta-KoPi| Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus pencemaran nama baik kepada Fatin Hamama, dukungan kepada Saut terus bergulir.

Penyair Saut Situmorang merasa sangat senang dengan banyaknya dukungan yang mengalir padanya dari kalangan sastrawan dan mahasiswa. Saut tidak menyangka kepedulian sastrawan begitu besar padanya.

“Sangat senang dengan dukungan teman-teman. Ini responnya luar biasa, seperti demo rame-rame di depan UGM dulu,” jelas Saut seusai diskusi ‘Kriminalisasi Saut dan Bencana Sastra Indonesia di UIN Sunan Kalijaga 30 September 2015 pukul 23.30 WIB.

Bagi Saut dukungan sastrawan ini memberikan nilai positif. Optimisme untuk menghadapi kasus lebih tenang dan santai. Meski mendapat banyak dukungan, namun Saut menyayangkan dukungan mayoritas berasal dari kalangan mahasiswa sementara sastrawan kondang lainnya tidak peduli.

“Idealisme sudah terkikis di kalangan sastrawan sendiri angkatan saya dan di atas saya, justru respon dari mahasiswa bukan sastrawan, ini tragis juga, ya itu tragedi sastra Indonesia, orang-orang menyebut dirinya sastrawan Indonesia tapi menganggap tidak terjadi apa-apa,” kritik Saut.

Kini kasus Saut telah memasuki tahap pemberkasan ke kejaksaan untuk selanjutnya ke persidangan. Hingga detik ini Saut optimis bisa memenangkan kasus dengan Fatin Hamama.

“Optimis menang, dikatakan oleh bekas pengacara tadi (dalam diskusi) gak ada kasusnya. Ini hanya dibuat-buat, untuk menteror saya, untuk bungkam,” pungkas Saut.
|Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next