Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Saut Situmorang, optimis menang lawan Fatin Hamama

Saut Situmorang, optimis menang lawan Fatin Hamama

Jogjakarta-KoPi| Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus pencemaran nama baik kepada Fatin Hamama, dukungan kepada Saut terus bergulir.

Penyair Saut Situmorang merasa sangat senang dengan banyaknya dukungan yang mengalir padanya dari kalangan sastrawan dan mahasiswa. Saut tidak menyangka kepedulian sastrawan begitu besar padanya.

“Sangat senang dengan dukungan teman-teman. Ini responnya luar biasa, seperti demo rame-rame di depan UGM dulu,” jelas Saut seusai diskusi ‘Kriminalisasi Saut dan Bencana Sastra Indonesia di UIN Sunan Kalijaga 30 September 2015 pukul 23.30 WIB.

Bagi Saut dukungan sastrawan ini memberikan nilai positif. Optimisme untuk menghadapi kasus lebih tenang dan santai. Meski mendapat banyak dukungan, namun Saut menyayangkan dukungan mayoritas berasal dari kalangan mahasiswa sementara sastrawan kondang lainnya tidak peduli.

“Idealisme sudah terkikis di kalangan sastrawan sendiri angkatan saya dan di atas saya, justru respon dari mahasiswa bukan sastrawan, ini tragis juga, ya itu tragedi sastra Indonesia, orang-orang menyebut dirinya sastrawan Indonesia tapi menganggap tidak terjadi apa-apa,” kritik Saut.

Kini kasus Saut telah memasuki tahap pemberkasan ke kejaksaan untuk selanjutnya ke persidangan. Hingga detik ini Saut optimis bisa memenangkan kasus dengan Fatin Hamama.

“Optimis menang, dikatakan oleh bekas pengacara tadi (dalam diskusi) gak ada kasusnya. Ini hanya dibuat-buat, untuk menteror saya, untuk bungkam,” pungkas Saut.
|Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next