Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Saut Situmorang dijemput paksa polisi, muncul #SaveSaut

Foto milik: Eko Susanto Foto milik: Eko Susanto

Jogjakarta-KoPi | Penyair Saut Situmorang akhirnya dijemput paksa pihak polisi Jakarta Timur di rumahnya Gang Jeksan Jogjakarta. Penjemputan pihak kepolisian Jakarta ini berkaitan dengan tuduhan pencemaran nama baik sastrawan Fatin Hamama beberapa waktu lalu (baca:Saut Situmorang: Saya siap dipanggil pengadilan ) Hal ini disampaikan Saut Situmorang di akun FBnya Kamis, 26 Maret 2015.

Kabar dijemput paksa ini mengundang reaksi simpati dari kalangan sastrawan dan seniman di Indonesia. Para sastrawan kemudian membangun gerakan di medsos melalui hastag #Save Saut.

Saut Situmorang merupakan penyair yang dikenal vokal dan kritis terhadap persoalan-persoalan lingkungannya. Penangkapannya ini merupakan bagian dari rantai perseteruan antara kubu Denny JA yang dianggap telah melakukan manipulasi sejarah sastra Indonesia dengan menerbitkan buku "33 Tokoh Satra Indonesia Paling Berpengaruh".

Rencananya Saut dan ketiga personel polisi resor Jakarta Timur akan menuju Jakarta menggunakan kereta api ekonomi sore (26/3) di Stasiun Lempuyangan. Paulus Irawan, SH yang diduga akan mendampingi Saut sebagai kuasa hukumnya belum bisa dikonfirmasi.

Sementara itu, dalam kesempatan menjelang keberangkatan Saut, beberapa sastrawan Jogjakarta berkumpul di rumah Saut untuk memberikan dukungan. Puthut EA, salah seorang sastrawan Jogjakarta memberikan pernyataan sikap mendukung dan melawan apa yang digambarkan sebagai kezaliman.| Winda Efanur Fs

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next