Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Saut Situmorang dijemput paksa polisi, muncul #SaveSaut

Foto milik: Eko Susanto Foto milik: Eko Susanto

Jogjakarta-KoPi | Penyair Saut Situmorang akhirnya dijemput paksa pihak polisi Jakarta Timur di rumahnya Gang Jeksan Jogjakarta. Penjemputan pihak kepolisian Jakarta ini berkaitan dengan tuduhan pencemaran nama baik sastrawan Fatin Hamama beberapa waktu lalu (baca:Saut Situmorang: Saya siap dipanggil pengadilan ) Hal ini disampaikan Saut Situmorang di akun FBnya Kamis, 26 Maret 2015.

Kabar dijemput paksa ini mengundang reaksi simpati dari kalangan sastrawan dan seniman di Indonesia. Para sastrawan kemudian membangun gerakan di medsos melalui hastag #Save Saut.

Saut Situmorang merupakan penyair yang dikenal vokal dan kritis terhadap persoalan-persoalan lingkungannya. Penangkapannya ini merupakan bagian dari rantai perseteruan antara kubu Denny JA yang dianggap telah melakukan manipulasi sejarah sastra Indonesia dengan menerbitkan buku "33 Tokoh Satra Indonesia Paling Berpengaruh".

Rencananya Saut dan ketiga personel polisi resor Jakarta Timur akan menuju Jakarta menggunakan kereta api ekonomi sore (26/3) di Stasiun Lempuyangan. Paulus Irawan, SH yang diduga akan mendampingi Saut sebagai kuasa hukumnya belum bisa dikonfirmasi.

Sementara itu, dalam kesempatan menjelang keberangkatan Saut, beberapa sastrawan Jogjakarta berkumpul di rumah Saut untuk memberikan dukungan. Puthut EA, salah seorang sastrawan Jogjakarta memberikan pernyataan sikap mendukung dan melawan apa yang digambarkan sebagai kezaliman.| Winda Efanur Fs

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next