Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Sanksi pidana produsen 'nakal' tidak membuat jera

Beberapa produk yang tak memiliki ijin edar, dan mengandung bahan berbahaya Beberapa produk yang tak memiliki ijin edar, dan mengandung bahan berbahaya

Jogjakarta-KoPi|  Selama pengawasan November 2014-Agustus 2015, Balai Besar POM DIY menemukan 50 obat tradisional (OT) dan suplemen kesehatan (SK) mengandung bahan kimia obat (BKO). Dari temuan 50 tersebut 25 di antaranya merupakan produk ilegal.

Temuan obat mengandung BKO mengandung sildenafil serta turunannya. Sildenafil berfungsi mengobati disfungsi ereksi dan hipertensi arteri pulmonal. Di pasaran obat ini dikenal dengan nama Viagra yang biasa dikonsumsi oleh pria.

“Sildenafil dan turunannya termasuk obat keras yang penggunaannya dengan resep dokter, penggunaan sildenafil bisa mengakibatkan kehilangan penglihatan dan pendengaran,” tutur Kepala Balai Besar POM DIY, I Gusti Ayu Adi Arya Patni saat konferensi pers di kantor Blai Besar POM DIY pukul 10.40 WIB.

Untuk OT dan SK ini BPOM DIY melakukan pemusnahan. Pada tahun 2015 ini pemusnahan dilakukan pada produk jadi dengan kisaran angka Rp 59,8 miliar dan bahan baku senilai Rp 63,5 miliar. Lalu BPOM menarik 25 item produk yang ilegal dan membatalkan nomor izin edarnya.

Sementara untuk produsen obat berbahaya BPOM telah menindaklanjuti pada proses pro-justisia. Selama periode tahun 2014 terdapat 9 yang dipidanakan namun satu tersangka dari suatu kasus masih menjadi buron. Untuk periode tahun 2015 terdapat 5 kasus dan 4 di antaranya masih menjalani proses pidana.

Meskipun beberapa kasus berhasil dimejahijaukan namun Ary menyayangkan hukuman yang terlalu ringan. “Untuk kasus yang pro justisia kita meminta hukumannya 15 bulan tapi hanya dikurung 6 bulan, belum ada efek jera hukumannya terlalu ringan,” tutur Ary. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next