Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Sambut MEA, investasi tanah dipastikan meningkat

Sambut MEA, investasi tanah dipastikan meningkat

Jogjakarta-KoPi| Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyidan Baldan menegaskan, Kementrian akan menurunkan kebijakan pertanahan untuk mengantisipasi Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Kebijakan tersebut berupa penyewaan tanah terhadap para investor. Pasalnya Era MEA membuka peluang lebar para investor menanam modal di Indonesia.
Ferry menambahkan banyaknya investasi modal, tidak merugikan masyarakat. Justru melalui kebijakan sewa ini bentuk perlindungan negara kepada masyarakat. Hak guna bangunan di atas hak tanah.

"Saya memastikan ada perlindungan negara bagi masyarakat. Mereka (investor) tidak bisa mengeser menggeser tanah masyarakat," papar Ferry seusai Dies Natalia di Fakultas Hukum UGM, pada Rabu, 17 Februari 2016.

Kebijakan penyewaan, yang paling strategis. Kedua belah pihak bisa mencapai win-win solution. Pemilik masih mempunyai hak tanahnya. Sementara investor bebas melakukan usaha.

Kementrian nantinya memfasilitasi antara investor dengan masyarakat pemilik tanah. Prosedur penyewaan berpedoman pada Peraturan Kementrian.

"Dasar ini pakai Permen, tanahnya dia kita kasih koridor saja," kata Ferry.

Kontrak sewa berlaku sekitar 50 tahun. Waktu sewa masih dirumuskan batas maksimalnya.

"(Sewa) ini telah berlaku di Bali, pemilik tanah menyewakan kepada investor," kata Ferry.

Sementara untuk pengambilalihan tanah oleh investor. Ferry memastikan hal itu tidak akan terjadi. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next