Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

RUU minuman alkohol mengancam 'minuman tradisional'

RUU minuman alkohol mengancam 'minuman tradisional'

Jogjakarta-KoPi| Tuak dan arak minuman tradisional Indonesia yang terancam musnah akibat RUU minuman alkohol. "Minuman tradisional Indonesia tuak dan arak terancam akan hilang dengan diberlakukannya RUU minuman alkohol," menurut Adi Christanto, Forum Petani dan Produsen Minuman Berfermentasi Tradisional Indonesia. 

RUU minuman alkohol yang berisi VII bab secara tegas menolak segala bentuk minuman berakohol yang beredar di masyarakat termasuk minuman hasil fermentasi tradisional.

RUU ini dirasa kurang efektif karena akan berdampak pada hilangnya minuman arak dan tuak yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari maupun acara adat masyarakat. Selain itu, RUU ini juga akan mengancam keberadaan dari petani siwalan dan kelapa di Bali dan Tuban, yang juga merupakan produsen dari minuman tuak dan arak.

Menurut Adi Christanto, minuman tuak dan arak yang merupakan hasil fermentasi tradisional dari bahan-bahan alami tidak akan mengakibatkan kematian seperti minuman oplosan lainnya, karena minuman tuak dan arak tidak mengandung methanol. Zat methanol inilah yang menyebabkan seseorang mengalami kematian karena meminum minuman alkohol.

"Belum pernah ada laporan orang meninggal karena minum tuak dan arak", jelas Agus Christanto.

Selain itu, RUU minuman alkohol juga dirasa lebih memojokkan keberadaan petani dan produsen minuman berfermentasi tradisional jika dibanding dengan RUU rokok yang sudah terdapat perlindungan dari harga rokok. |Frenda Yentin|Winda EF|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next