Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

RSUD dr Soetomo kejar akreditasi internasional

RSUD dr Soetomo kejar akreditasi internasional
Surabaya-KoPi| Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, H Akhmad Sukardi menegaskan, RSUD dr Soetomo siap Go Internasional. Menurutnya Pemprov Jatim terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan untuk menjadikan masyarakat Jatim selalu sehat.
 

“Kami ingin terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di RSUD dr Soetomo. Bahkan, kami ingin memperbesar kapasitas pelayanan yang ada saat ini untuk ditingkatkan, sehingga bisa Go Internasional,” ujarnya saat melepas Jalan Sehat HUT ke- 77 RSUD dr Soetomo Surabaya, Jumat (13/11).

Sukardi menyatakan Pemprov Jatim akan mendorong RSUD dr Soetomo untuk menambah standar pelayanannya. RSUD dr Soetomo saat ini sedang mempersiapkan diri untuk menuju akreditasi bertaraf internasional. Salah satu yang dilakukan adalah mengikuti langkah Kementerian Kesehatan untuk mengadopsi sistem Akreditasi Internasional Joint Commission Internasional (JCI).

JCI merupakan lembaga badan akreditasi yang pertama kali terakreditasi oleh Internasional Standart Quality (ISQua) sebagai lembaga penilai akreditasi internasional. Akreditasi JCI ini menjadi fokus komitmen utama dalam pencapaian bagi RSUD dr Soetomo untuk mendapat pengakuan berstandar internasional.

“Ini yang menjadi wujud nyata bagi peningkatan profesionalisme bagi setiap rumah sakit yang mendapatkannya. Nantinya, jika JCI berhasil terpegang, akan menjadikan RSUD dr Soetomo sebagai satu-satunya rumah sakit yang berakreditasi internasional,” tegasnya.

Sukardi menjelaskan, JCI mendasarkan penilaiannya pada standarisasi pelayanan kesehatan yang berfokus pada keselamatan pasien, mutu pelayanan, keperawatan kepada pasien, koordinasi asuhan keperawatan serta struktur yang dibutuhkan. Selain itu, RSUD dr Soetomo juga harus memperhatikan kualitas layanan hingga sarana dan prasarana infrastruktur, alat-alat kesehatan hingga kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dari dokter hingga perawat.

Namun, hingga saat ini RSUD dr Soetomo masih mengalami masalah, terutama penumpukan pasien. Sebagai rumah sakit rujukan tingkat A, RSUD dr Soetomo menjadi tujuan ribuan pasien yang berasal dari seluruh daerah di Jawa Timur. 

Dari pantauan KoPi, bangsal perawatan masih sering kali terlihat penuh, terutama di bagian Instalasi Rawat Darurat (IRD). Pasien juga harus mengantri beberapa lama untuk mendapatkan jadwal layanan seperti operasi dan kemoterapi.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next