Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Rizal Ramli: Pemerintah upayakan hilangkan biaya administrasi pulsa listrik

Rizal Ramli: Pemerintah upayakan hilangkan biaya administrasi pulsa listrik

KoPi| Rizal Ramli, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman menyatakan praktik pulsa listrik PLN selama ini ada mafia yang memonopoli. Rakyat juga dirugikan dengan pembelian pulsa listrik Rp. 100.000,00 tetapi sebenarnya hanya mendapatkan Rp. 75.000.

Menurut Ramli, "Seharusnya rakyat harus bebas memilih model meteran atau pulsa, jadi tidak ada monopoli. Kemampuan rakyat bisa berbeda-beda. Pembebanan biaya administrasi itu memberatkan rakyat, untuk itu pemerintah mengupayakan agar beban itu diangkat."

Sementara itu Adu Supriyono, Sekretaris Perusahaan PLN mengatakan jumlah yang dimaksud Rizal Ramli sebenarnya karena adanya pemotongan administrasi dan pajak penerangan jalan sekitar Rp 4.000-an.

Ramsen Siagian, anggota Komisi VII DPR RI dari Partai Gerindra setelah rapat bersama Direktur PLN mengatakan senada bahwa DPR menginginkan biaya administrasi bisa dihilangkan dan dimasukkan dalam subsidi yang diberikan pemerintah yang sebesar Rp 56 trilyun.

Salah satu pengguna pulsa listrik Maya Abdi yang tinggal di Borobudur Magelang sebelumnya mengeluhkan penggunaan model pulsa listrik ini.

"Saya heran, tagihan listrik saya sebulan jadi biasa mencapai sejutaan. Padahal lampu yang saya gunakan cuma kecil dan hanya ada satu kulkas, serta pompa air. Katanya ada persoalan lonjakan ketika mati sehingga pulsa saya cepat habis."

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next