Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Rieke Dyah Pitaloka: Ada dana 50 juta dolar AS untuk bungkam kasus Pelindo II

Rieke Dyah Pitaloka: Ada dana 50 juta dolar AS untuk bungkam kasus Pelindo II

Jogja-KoPi│Pansus Pelindo II menduga adanya penyebaran dana sebesar 50 juta dolar AS untuk membungkam kasus Pelindo II dan Perpanjangan JITC.

“Kami melawan, kabarnya terdapat 50 juta dolar AS yang telah disebarkan untuk membungkam kasus ini,” jelas Rieke Dyah Pitaloka, saat menjadi narasumber pada diskusi Catatan Akhir Tahun Karut Marut Pelindo II Mengungkap Pelanggaran terhadap Konstitusi, di UGM, Selasa (29/12).

Kabar ini diperkuat dengan sulitnya mendatangkan orang-orang pada waktu rapat, dan tidak adanya pemberitaan di media mengenai kasus tersebut. Rieke menjelaskan bahwa pada saat rapat dilaksanakan terdapat banyak media yang berdatangan, namun pada akhirnya tidak ada pemberitaan di media mengenai kasus tersebut.

"Banyak media yang datang di awal namun sepertinya hanya menonton saja tanpa ada pemberitaan, dan semoga media di Yogyakarta berbeda,"tambah Rieke.

Diskusi yang berlangsung dari pukul 12.00 WIB ini, Rieke memaparkan tentang hal-hal yang menjadikan JITC tidak layak diperpanjang, mulai dari permasalahan Pelindo II, profil JITC, kejanggalan perpanjangan JITC, kontroversi perpanjangan JITC, kewajiban konsesi, kerugian negara yang diakibatkan, pelanggaran menteri BUMN hingga rekomendasi pansus angket Pelindo II.

Dalam diskusi tersebut Rieke juga memohon dukungan dari mahasiswa UGM dan beberapa pakar yang ada untuk bergerak bersama dalam menyelamatkan aset bangsa dan SDM yang ada di Indonesia.│Frenda Yentin│Winda Efa Nur

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next