Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Revitalisasi pasar tradisional "masih galau"

Revitalisasi pasar tradisional "masih galau"

Jogjakarta-KoPi| Setiap tahun Dinas Pengelola Pasar melakukan revitaslisasi pasar. Pelaksanaan revitaslisasi bertahap, setiap tahunnya menargetkan 2-3 pasar dari 31 pasar se-Jogja. Tahun 2015 pihak dinas merenovasi tiga pasar.

“Revitalisasi pasar dilakukan pada pasar Waru, Kranggan, dan ada pasar satu lagi. Konsepnya revitalisasi penataan ulang mencakup bangunan dan kelengkapan pasar. nanti ditata lahan parkir, fasilitas kamar mandi, musholla, kantor lurahnya. Kita tata, ditata lebi bagus dengan zona-zonanya”, jelas  Kepala Pengembangan Dinas Pasar Kota Jogjakarta, Rudi Firdaus.

Pihak dinas menargetkan renovasi pasar Kranggan selesai tahun 2015 ini. Namun Rudi mengakui adanya kendala revitaslisasi di lapangan lahan pasar Kranggan terlalu sempit.

“Kita tata ulang agar lebih bagus dan lebih nyaman, tapi Kranggan lahannya terlalu sempit masuknya jadi susah. Dulu mau dibikin basment tapi biaya besar nggak mampu, paling kalau ditata, masuk sudah lumayan”, kata Rudi.

Menurut pedangang makanan pasar Kranggan Yudiah (53) mengatakan rencana revitalisasi mulai April menjadi mundur bulan Juni awal. Pasalnya beberapa pertimbangan dari pihak dinas. Yudiah atau yang akrab disapa bu Yayu juga mengatakan keresahan dari pedagang terkait lokasi barunya.

“Pedagang di sini juga ada yang galau gitu, kalau yang dapat sepi ya bingung juga, kalau pas gak dilewatin orang”, papar Yayu.

Selain Kranggan pihak dinas juga sempat mengagendakan revitalisasi pasar Demangan komplek Gejayan. Sayangnya pihak dinas belum menemukan lokasi penampungan sementara pedagang. Alhasil rencana revitalisasi mandeg hingga sekarang ini. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next