Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Rencana Konser JogjRockarta terancam protes kalangan Arkeolog Indonesia

Rencana Konser JogjRockarta terancam protes kalangan Arkeolog Indonesia

Jogja-KoPi|Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAI) memprotes keras gelaran JogjaRockarta International yang digelar perdana di candi Prambanan lusa (29/8).

Ketua umum IAI ,Djuwita Ramelan mengatakan konser dibawah naungan promotor Rajawali Group ini, berpotensi merusak kawasan candi prambanannya.

Menurutnya, berdasarkan hasil kajian Tim Balai Konservasi Borobudur pada Konser Rajawali group sebelumnya pada Prambanan Jazz 20-21 Agustus 2017 menunjukkan tingkat kebisingan acara tersebut sudah melebihi ambang batas yang sudah ditentukan.

"Tingkat kebisinganannya di atas 60 dB dan tingkat getaran 0,04 mm/deti, sementara ambang batas untuk getaran bangunan kuno/bersejarah sebesar 2 mm/detik, hal ini dikhawatirkan dapat menghasil efek merusak pada struktur ikatan batu-batu candi," ujar Duwita lewat keterangan siaran persnya di Yogyakarta,Rabu (27/9).

Pihak IAI pun berpendapat penyelenggaraan acara di candi Prambanan yang merupakan warisan budaya dunia harus memenuhi ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Pada UU tersebut ,pasal 86 berbunyi bahwa Pemanfaatan yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan wajib didahului dengan kajian, penelitian, dan/atau analisis mengenai dampak lingkungan. Jika UU tidak dipatuhi maka penyelenggara dapat terancam pidana.

Melihat fakta data dan UU tersebut, IAI mendesak agar Rajawali memindahkan letak konser acara venue diluar warisan dan cagar budaya.

"Kami mendesak agar penyelenggara agar memindahkan letak konser diluar candi Prambanan,"

Selain merusak, IAI juga menilai venue Candi Prambanan tidak sesuai sebagai tempat gelaran. Menurut IAI, Candi Prambanan ini merupakan situs agama memiliki nilai kesakralan tinggi dan tidak boleh konser digelar dilokasi tersebut.

"Pelataran tempat diselenggarakan acara termasuk dalam wilayah suci karena masuk pagar candi. Secara etika seharusnya pihak penyelenggara memperhatikan nilai kesucian yang dapat menyinggung perasaan beragama umat beragama,"lanjutnya.

Sementara itu, dari Pihak Rajawali baik itu promotor ataupun CEOnya Anas Syahrul Alimi belum memberikan tanggapan terkait protes IAI ini.

Jogjarockarta International Rock Music Festival 2017 akan diselenggarakan pada 29-30 September 2017 di halaman kedua Candi Prambanan. Acara ini akan menampilkan sejumlah musisi Rock dan metal Indonesia seperti Godbless,Roxx,Pasband, Death Vomit ,dan Burgerkill. Tak luput ,raksasa dunia Rock, Dream Theater akan tampil di dua hari gelaran sebagai headliner utama.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next