Menu
SKK Migas Wilayah Timur Berharap Adanya Dorongan di Luar Bidang Migas.

SKK Migas Wilayah Timur Berharap Ad…

Sleman-KoPi| Kepala Sat...

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembicaraan Soal Pengadaan Pertemuan Kembali Kedua Pemimpin.

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembi…

Seoul-KoPi| Departemen lu...

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

Prev Next

Rapat Internal Disperindagkop, Jogja 'negatif' beras plastik

Rapat Internal Disperindagkop, Jogja 'negatif' beras plastik

Jogjakarta-KoPi| Menindaklanjuti surat edaran dari mendagri No 51 tanggal 21 Mei tahun 2015 jajaran dinas perdagangan dan pangan mengadakan rapat internal di kantor Disperindagkop Jogja sekitar pukul 09.00 WIB.

Rapat yang berjalan selama kurang lebih dua jam tersebut dihadiri oleh Disperindagkop kota dan kabupaten se-DIY, BKPP dan BPOM. Menurut kepala bidang perdagangan, Eko Wiyoto memaparkan hasil rapat berupa pengawasan beras plastik dan pengawasan distribusi raskin oleh Bulog.

Berdasarkan laporan operasi pasar yang telah dilakukan di daerah-daerah menyatakan peredaran beras plastik di DIY negatif. Adanya isu temuan di Sleman dan Gunungkidul pun sudah dikonfirmasi oleh dinas terkait juga menyatakan negatif dan aman.

“Dinas terkait sudah melakukan pemantauan dan pengwasan dari beras plastik. Dari uji visual beras yang terindikasi plastik itu tidak ada. Terakhir dikatakan oleh BPOM berdasarkan uji laboratorium, tidak terindikasi beras plastic. Pada intinya peredaran beras di DIY, aman ,jadi masyarakat tidak perlu resah”, papar Eko.

Untuk pengawasan selanjutnya isu beras plastik sudah dicounter oleh pemerintah pusat. Bahkan laporan pihak kepolisian di Bekasi yang diduga terindikasi menyebutkan tidak ada temuan adanya beras plastik.

“Kebetulan POLRI punya lab sendiri, Jadi secara nasional pihak POLRI mengatakan aman sementara jajaran Disperindagkop provinsi dan daerah ini meneruskan berita POLRI tersebut”, pungkas Eko. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next