Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Rachmawati Soekarnoputri: Penguasa kehilangan orientasi bangsa

Rachmawati Soekarnoputri: Penguasa kehilangan orientasi bangsa
KoPi| Rachmawati Soekarnoputri, dalam cuitnya di twitter 31 Mei 2015 menyampaikan kengeriannya terhadap jalan kebangsaan Indonesia. Tragis Indonesia di ujung jurang kehancuran, tinggal menghitung hari, tulisnya.
 
Semua itu ditandai dengan rusaknya ajaran Bung Karno oleh pemikiran-pemikiran politisi saat ini yang cenderung neolib. Menurut Rachmawati telah terjadi dialektika pemikiran berupa antitesa atas pemikiran Bung Karno dan itu akan mengahangcurkan bangsa.
 
"Sudah UUD1945 diganti dengan amndemen giliran Pancasila dn NKRI akan di-obok-obok oleh rezim proxy nekolim. Digantinya UUD1945 menjadi konstitusi liberal kapitalistik, Pancasila didegradasi jd pilar dn Nkri terancam keutuhannya menjadi negara federal. Tidak lebih sudah menjadi subordinat dn proxy nekolim,kaum kapitalis berlomba menguasai Indonesia."
 
Rachamati juga menanggapi Ketua MPR yang mencoba untuk menjadi mediator agar Megawati dan SBY kembali rujuk. Menurutnya, ini bukti bahwa penguasa Indonesia sudah kehilangan orientasi mau kemana arah tujuan bangsa dan negara.| E Hermawan
 
back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next