Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

PT. Palm Lestari Makmur jadi tersangka, masih ada 16 perusahaan lagi..

PT. Palm Lestari Makmur jadi tersangka, masih ada 16 perusahaan lagi..
KoPi| Nasib warga Riau dalam bencana Asap sudah menemukan titik terang. Meskipun kabut asap masih mereka hirup setiap hari, namun pelaku dibalik asap tersebut telah ditetapkan menjadi tersangka korporasi. Salah satunya adalah PT. Palm Lestari Makmur, milik Singapura yang berada di Kabupaten Inhu, Riau.

Perusahaan yang lahannya terbakar seluas 29 hektar ini disampaikan oleh Direktur Resere Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Arif Rahman Hakim, Selasa (20/10). Arif akhirnya menyatakan jika status perusahaan tersebut telah menjadi tersangka “Ya sudah (tersangka korporasi). Kalau perorangannya masih kita pastikan dulu si A, si B-nya,” ujarnya seperti yang dilansir dari goriau.com.

Sebelumnya, PT Langgam Inti Hibrindo yang lahannya terbakar seluas 533 hektar telah dinyatakan tersangka lebih dulu. Dua pelaku pembakaran hutan dengan lahan paling luas ini sudah bersanding di meja hukum. Sehingga bencana asap yang telah membunuh puluhan warga ini mulai menuai titik lega.

Masih ada 16 perusahaan yang menurut kepolisian Riau diduga lalai sehingga lahannya terbakar. Namun, sejauh ini pihak kepolisian baru menangkap dua perusahaan yang memiliki lahan paling besar. “Baru dua, tapi tunggulah, ada yang spektakuler beberapa hari ke depan,” ujar Arif.

Menurut Arif, pihaknya saat ini sedang melakukan proses pemeriksaan dari saksi ahli. Sehingga ke depannya, mereka bisa menetapkan perusahaan perusahaan yang terlibat sebagai tersangka korporasi.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next