Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

PT. Palm Lestari Makmur jadi tersangka, masih ada 16 perusahaan lagi..

PT. Palm Lestari Makmur jadi tersangka, masih ada 16 perusahaan lagi..
KoPi| Nasib warga Riau dalam bencana Asap sudah menemukan titik terang. Meskipun kabut asap masih mereka hirup setiap hari, namun pelaku dibalik asap tersebut telah ditetapkan menjadi tersangka korporasi. Salah satunya adalah PT. Palm Lestari Makmur, milik Singapura yang berada di Kabupaten Inhu, Riau.

Perusahaan yang lahannya terbakar seluas 29 hektar ini disampaikan oleh Direktur Resere Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Arif Rahman Hakim, Selasa (20/10). Arif akhirnya menyatakan jika status perusahaan tersebut telah menjadi tersangka “Ya sudah (tersangka korporasi). Kalau perorangannya masih kita pastikan dulu si A, si B-nya,” ujarnya seperti yang dilansir dari goriau.com.

Sebelumnya, PT Langgam Inti Hibrindo yang lahannya terbakar seluas 533 hektar telah dinyatakan tersangka lebih dulu. Dua pelaku pembakaran hutan dengan lahan paling luas ini sudah bersanding di meja hukum. Sehingga bencana asap yang telah membunuh puluhan warga ini mulai menuai titik lega.

Masih ada 16 perusahaan yang menurut kepolisian Riau diduga lalai sehingga lahannya terbakar. Namun, sejauh ini pihak kepolisian baru menangkap dua perusahaan yang memiliki lahan paling besar. “Baru dua, tapi tunggulah, ada yang spektakuler beberapa hari ke depan,” ujar Arif.

Menurut Arif, pihaknya saat ini sedang melakukan proses pemeriksaan dari saksi ahli. Sehingga ke depannya, mereka bisa menetapkan perusahaan perusahaan yang terlibat sebagai tersangka korporasi.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next