Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Pilkada DIY, Gunungkidul 'krisis' relawan

Pilkada DIY, Gunungkidul 'krisis' relawan

Jogjakarta-KoPi| Menjelang pilkada serentak tanggal 9 Desember mendatang, Bawaslu DIY menetapkan Kabupaten Gunungkidul paling rawan terjadi pelanggaran. Kerawanan ini terjadi karena ketidakseimbangan jumlah TPS yang ada dengan relawan yang tersedia.

Menurut Ketua Bawaslu DIY, Muhammad Najib fixasi perekrutan relawan untuk Kabupaten Gunungkidul sebanyak 45 relawan. Sementara pihak panitia pengawas berhasil merekrut 196 relawan. Sehingga total 241 relawan untuk mengawal 447 TPS di Gunungkidul.

Kondisi ini relawan 1:2 dengan TPS jelas, tidak memungkinkan relawan untuk mengkover semua TPS yang ada. “Di Gunungkidul paling sedikit jumlah relawannya, satu orang relawan harus mengawasi tiga TPS sekaligus,” kata Muhammad Nahib saat konferensi pers di Kantor Bawaslu DIY pada Senin tanggal 7 Desember 2015.

 

Data relawan dari perekrutan pengawas kabupaten lain seperti Bantul terdapat 371 relawan, Sleman 418 relawan dan realawan dari Bawaslu DIY sebanyak 510 relawan.

Sementara Ketua Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu DIY, Sri R. Werdiningsih menjelaskan potensi pelanggaran semakin diperparah dengan ketidaknetralan relawan dalam mengawasi jalannya penghitungan dan rekapitulasi suara.

“Para relawan biasanya hanya mencatat dari pihak partainya saja, tidak mencatat jalannya semua acara pencoblosan,” kata Sri R. Werdiningsih.
|Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next