Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Perusahaan lalai 'BPJS' terancam denda 1 miliar

Perusahaan lalai 'BPJS' terancam denda 1 miliar

Jogjakarta-KoPi| Peralihan PT. Jamsostek Indonesia menjadi BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka menyempurnakan perlindungan bagi para tenaga kerja. Pelaksanaan BPJS Ketenagakerjaan merujuk pada UU No 24 Tahun 2011 tentang BPJS yang menyangkut empat program. Keempat program meliputi  Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK).

Program tersebut berlaku kepada semua pekerja di Indonesia baik pekerja formal maupun non formal. Di DIY terdapat 6.570 perusahaan, sementara yang aktif hanya 4.582 perusahaan.

Pihak BPJS Ketenagakerjaan DIY menargetkan kesertaan 1487 perusahaan namun baru terealisasi 561 perusahaan. Menurut Kepala Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan DIY, Aris Y. Daryanto menghimbau kepada perusahaan yang belum terdaftar segera mendaftarkan para pekerjanya.

Keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan para pekerja menjadi tanggung jawab masing-masing perusahaan. Perusahaan mendaftarkan secara kolektif para pekerjanya.

“Pendaftaran melalui kolektif oleh perusahaan, bila ada yang belum terdaftar pekerja bisa mendatarkan dirinya sendiri ke kantor nanti akan ada pemberitahuan dari BPJS ketenagkerjaan kepada perusahaan,” jelas Aris saat ditemui di kantornya pukul 10.00 WIB.

Padahal menurut Aris, perusahaan yang tidak mengindahkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bisa terjerat sanksi hukum.“ Dapat terkena sanksi administratif berupa pelarangan ijin usaha, IMB, bisa dikenai denda maksimal 1 miliar,” jelas Aris. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next