Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Perlu pendampingan raskin bagi rumah tangga miskin

Perlu pendampingan raskin bagi rumah tangga miskin

Jogjakarta-KoPi| Berdasarkan penelitian perbedaan perilaku konsumsi rumah tangga miskin dengan bantuan beras miskin. Membuktikan hampir tidak terdapat perbedaan konsumsi makanan sehat antara rumah tangga miskin dengan bantuan raskin maupun sebelum menggunakan raskin. Penelitian ini mewawancarai 100 ribu responden secara acak rumah tangga miskin di Indonesia. Penelitian dilakukan pada tahun 1993, 1997, 2000, dan 2007.

Dosen Fakultas Geografi UGM, Evita Hanie Pangarobowo menjelaskan program beras miskin (raskin) yang dicetuskan oleh pemerintah belum mampu meningkatkan konsumsi gizi bagi masyarakat. Bantuan raskin dalam bentuk bantuan bahan pokok makanan memang menambah uang belanja rumah tangga miskin. Dengan mengaloksikan uang beras ke simpanan keluaga.

Namun berdasarkan penelitian, ketika pendapatan rumah tangga naik sebesar 10%. Rumah tangga miskin cenderung memanfaatkan 13% anggaran rumah tangga untuk untuk kebutuhan rokok. Sementara 12% untuk memenuhi kebutuhan produk penunjang kesehatan seperti susu.

"Konsumsi rumah tangga miskin untuk pangan, karena pemerintah telah mengeluarkan banyak program, nah ini kita melihat rumah tangga miskin kalau ada bantuan raskin malah mending beli rokok daripada beli telur," papar Evita saat presentasi penelitian di Gedung Masri Singarimbum,UGM tanggal 29 Oktober 2015.

Hal itu disebabkan beberapa faktor, seperti rendahnya tingkat pendidikan rumah tangga miskin, struktur komposisi rumah tangga, dan lokasi rumah tangga.

Sebenarnya konsumsi rumah tangga miskin memiliki perhatian untuk memperoleh gizi yang sehat. Namun mereka masih terkendala keterbatasan informasi mengenai pengelolaan pendapatan yang baik.

Sehingga Evita mendorong pemerintah untuk lebih jeli melihat persoalan rumah tangga miskin. Penyaluran bantuan raskin atau pun bantuan langsung tunai seharusnya disertai dengan pendampingan kepada masyarakat.

Bentuk pendampingan ini berupa penyuluhan pengelolaan bantuan raskin kepada rumah tangga miskin. Program pendampingan ini sekaligus menjadi evaluasi seberspa jauh program pemerintah mencapai tujuan, mengentaskan kemidkinan.

"Sebenarnya program pemerintah sudah banyak tapi apakah evaluasinya memang program itu berhasil apa gak belum dilakukan?," papar Evita.

Sementara pengembangan dari penelitiab ini akan diarahkan pada konsumsi makanan sehat rumah tangga miskin. "(Pemenuhan) makanan sehat seperti sayuran hijau, "pungkas Evita.
|Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next