Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Peran Sosiologi dalam Demokrasi

Peran  Sosiologi dalam Demokrasi


Yogya,KoPi (21/5), Universitas Gadjah Mada menjadi tuan rumah Konferensi Nasional Sosiologi III bertempat di fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Konferensi ini berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 20-21 Mei 2014. Konferensi ini dihadiri oleh para akademisi dosen sosiologi se-Indonesia, NGO, dan mahasiswa.

Tema yang diangkat “Transformasi Demokrasi Indonesia Menuju Perubahan yang bermakna”. Tema konferensi kali ini sebagai respon terhadap geliat demokarsi dewasa ini.

Tujuan konferensi diurai pada 5 poin. Pertama, memetakan praktik demokrasi secara kontekstual dan keindonesiaan. Kedua, menggali subtansi permasalahan demokrasi saat ini serta dicari resolusi akademik. Ketiga, ruang sharing gagasan dan pemikiran. Keempat merancang agenda-agenda strategis untuk demokrasi yang lebih baik. Kelima, mendorong tumbuhnya partisipasi masyarakat mengubah demokrasi yang lebih bermakna.

Menurut Ari selaku penanggung jawab mengatakan konferensi ini merupakan forum refleksi terkait isu-isu nasional dalam ranah sosiologi. Antusias peserta sangat tinggi lebih kolosal dibanding tahun lalu.

Perdebatan dengan isu-isu aktual seperti yang terjadi dalam kluster diskusi gender dan perempuan.

“Output kita menghasilkan gagasan kritis untuk memperbaiki demokrasi Indonesia.” Tandas Ari.

Reporter : Winda Efanur FS

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next