Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Penurunan harga BBM dan listrik tak diikuti penurunan harga sembako

Penurunan harga BBM dan listrik tak diikuti penurunan harga sembako
Surabaya-KoPi| Tahun baru 2016 dibuka dengan penurunan tarif BBM jenis Premium. LPG, dan penurunan tarif listrik. Namun penurunan tarif energi ini tidak diikuti dengan penurunan harga bahan pokok.
Hal ini seperti sudah menjadi rahasia umum. Meski biaya produksi menurun, tidak ada penyesuaian dengan harga-harga jual. Akibatnya, beban hidup masyarakat tetap tinggi.

Penurunan harga BBM dan LPG dikarenakan penurunan harga minyak dunia, sedangkan penurunan tarif listrik karena kebijakan tariff adjustment. Harga BBM jenis Premium turun dari Rp 7.400 menjadi Rp 7.050. Harga LPG 12 kg juga turun Rp 5.600 per tabung. Untuk tarif listrik, terjadi penurunan tarif untuk golongan rumah tangga rata-rata sebesar Rp 100 per kWh.

Namun sama seperti sebelum-sebelumnya, penurunan tarif energi sama sekali tidak diikuti penurunan harga sembako. Di pasar-pasar Jawa Timur, harga-harga masih relatif stabil. Misalnya, harga beras jenis IR 64 di Pasar Keputran masih berada di kisaran harga Rp 9.500 per kg. Harga daging ayam broiler juga berfluktuatif sejak 1 Januari 2016, berada pada kisaran harga Rp 30.500 per kg.

Pemerintah berharap dengan penurunan tarif listrik dan BBM ini dapat mendorong daya beli masyarakat. Selama 2015, daya beli masyarakat melambat sehingga memukul industri utama nasional. Kenaikan UMK sebesar Rp 3 juta diharapkan dapat lebih mendongkrak kenaikan daya beli masyarakat.

Namun YLKI menyebutkan masyarakat lebih berharap pada stabilisasi harga-harga. Pasalnya, kenaikan harga BBM dan tarif listrik selalu diikuti efek psikologis kenaikan harga-harga. Namun, penurunan harga BBM dan tarif listrik tak diikuti dengan penurunan harga.

"Karena itu, masyarakat lebih berharap pemerintah dapat menjamin stabisasi harga BBM, sehingga harga-harga juga lebih stabil," ungkap Pengurus Harian YLKI Daryatmo.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next