Menu
SKK Migas Wilayah Timur Berharap Adanya Dorongan di Luar Bidang Migas.

SKK Migas Wilayah Timur Berharap Ad…

Sleman-KoPi| Kepala Sat...

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembicaraan Soal Pengadaan Pertemuan Kembali Kedua Pemimpin.

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembi…

Seoul-KoPi| Departemen lu...

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

Prev Next

Pengguna Narkoba Wajib Lapor

Pengguna Narkoba Wajib Lapor

Winda Efanur FS


Yogyakarta-KoPi, Kasus Narkoba di DIY belum sepenuhnya terungkap karena para pecandu enggan melapor bahwa dirinya pengguna. Dalam hal ini pengguna non- pengedar diprioritaskan menjalani rehabilitasi. (12/8).

Humas Polda DIY Anny saat dikonfirmasi Koranopini mengatakan sampai saat ini belum mengetahui pasti perihal kasus narkoba tahun 2014 ini. Pihaknya masih menunggu laporan rekapitulasi akhir tahun. 

Pihak BNNP DIY, Budiharso menambahkan untuk para pengguna narkoba secara sadar melaporkan diri ke BNN atau IPWL (Instansi Penerima Wajib Lapor). Penanganan secara dini akan memudahkan para pengguna untuk sembuh.

“ Sebenarnya setiap pemakai diwajibkan melapor ke kami atau IPWL, kalau anak-anak usia < 18 tahun lapor dirinya makai langsung disembuhkan saja tidak usah dipidana”, ujar Budiharso.

Menurut data BNNP DIY antara rentang waktu Januari-Juni 2014 ini, pengguna narkoba usia < 15 tahun sejumlah nol, usia 16-19 tahun sejumlah 20 orang, usia 20-24 sejumlah 59 orang, usia 25- 40 tahun 48 orang dan > 30 tahun sejumlah 131 orang.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next